Adanya kejanggalan serta ketidak transparan penggunaan dana ADD ( Alokasi Dana Desa )

Tb.com-Bojonegoro,Karena SP 1 dan Sp-2 tidak diperhatikan oleh pemerintah Desa Blongsong yang berkaitan dengan pelaporan LKPPD (laporan kegiatan penyelenggaraan pemerintah Desa )  tahun 2014, menuai tanda tanya dari  masyarakat maupun Bpd desa blongsong kecamatan baureno Bojonegoro jatim.

Disamping itu ungkap salah satu anggota BPd kepada transbojonegoro.com Adanya kejanggalan dan ketidak transparan pemerintah desa dalam penggunaan dana ADD ( Alokasi Dana Desa ) dan PAD ( pendapatan asli Desa ) Desa Blongsong tahun anggaran 2014, ini terungkap  pada saat pemerintah Desa Blongsong melaksanakan rapat dengan BPD pada tanggal 28 mei 2015. Ada beberapa anggaran yang bersumber daari APBDes yang belum terealisasi. Seperti :pAD (Pendapatan Asli Desa ) untuk perawatan jalan dengan nilai Rp 6.000.000 (enam juta rupiah) serta dana yang bersumber dari ADD ( Anggaran Dana Desa ) diantaranya Tiga alokasi untuk fisik bangunan ADD tahap 1 sebesar Rp 11,000,000 (Sebelas juta rupiah) ADD tahap 2 sebesar Rp 9.123.450 (sembilan juta seratus dua puluh tiga ribu empat ratus lima puluh rupiah) dan dana yang bersumber dari PAD ( pendapatan asli Desa ) sebesar Rp 6.000.000,- jumlah anggaran APBDes yang belum terealisasi Rp 26.123.450 ( duapuluh enam juta seratus dua duapuluh tiga empat ratus lima puluh rupiah ) terangnya ”

 

Sehingga masyarakat mendesak kepada BPD untuk melakukan pengawasan dan segera meminta laporan pertanggung jawaban dari pemerintah desa Blongsong untuk meminimalisir penyimpangan dalam penggunaan dana tersebut. Karena setelah diadakannya rapat ada sisa anggaran yang selama ini tidak dilaporkan penggunaanya sebesar Rp 26.123.450,( duapuluh enam juta seratus dua duapuluh tiga empat ratus lima puluh rupiah ) Anggaran tersebut belum terealisasi, namun Lanjut bpd” suwarji (kades) bersedia menandatangani surat peryataan dari pemerintah Desa tanggal 29/5/15untuk mengembalikan sisa anggaran sebesar Rp 26.123.450,- ( duapuluh enam juta seratus dua duapuluh tiga empat ratus lima puluh rupiah )

Baca :  Program Perona Dapat Penghargan Dibaureno

Reporter : Eko-yus

Direkomendasikan untukmu