15-11-14-13-38-49-827_deco-320x198

Bojonegoro,Tb.com,- Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bojonegoro, selenggarakan Pendidikan Dan Latihan (Diklat) SAR Brigade Penolong (BP) 1322 Bojonegoro Angkatan II Tahun 2015, Jum’at (13/11) di Pusdiklatcab Kendalisada, Jalan Letda Nurhasyim Kalianyar, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Jawa Timur kerjasama dengan Kodim 0813 Bojonegoro dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan Diklat SAR itu di buka dengan Upacara Pembukaan, yang dibuka oleh Andalan Binawasa Gerakan Pramuka Kwarcab Bojonegoro, M. Jian S, S.Pd., (Ketua Brigade Penolong BP) 1322 Bojonegoro, Dalam sambutanya, M. Jian S., mengatakan, wilayah Kabupaten Bojonegoro adalah salah satu daerah rawan bencana, beberapa jenis bencana alam yang senantiasa mengancam daerah Bojonegoro, terutana bencana adalah banjir, yang kerap melanda daerah ini.

Untuk membangkitkan semangat generasi muda Bojonegoro agar selalu waspada, dan siap-siaga menghadapi bencana, “Sehingga, selama tiga hari mulai tanggal 13 sampai 15 Nopember 2015 ini, kita adakan Diklatsar Brigade Penolong Angkatan II” ungkapnya.

Kegiatan Diklatsar,ini diikuti oleh 64 peserta Pramuka Penegak, dimana masing-masing Kwaran (Kwartir Ranting) diseluruh pelosok Kabupaten Bojonegoro mengirimkan perwakilanya 2 orang putra dan putri, dengan tujuan untuk diberikan bekal dan pengetahuan kepada peserta tentang Search And Rescue (SAR).

Di harapankan, Brigade Penolong 1322 dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di Bojonegoro, supaya menjadi satuan garis terdepan di Search and Rescue (SAR) di Bojonegoro.

“Dibentuknya Brigade Penolong yang berasal dari unsur Pramuka ini, dapat mengurangi risiko bencana yang akan terjadi dengan menolong dirinya sendiri serta orang lain” tegasnya.

Dalam pelatihan itu, materi kegiatan Pendidikan dan Latihan Brigade Penolong ini, terdiri dari teori dan praktek, diantaranya Kesamaptaan, Water Rescue, Pengenalan Peta dan Kompas, Pengetahuan Binatang berbisa dan Materi Teknik Survival.

Baca :  BSM Tidak Diterimakan, Siswa Pilih Pindah Sekolah

Materi dalam Diklatsar, di berikan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bojonegoro, Kodim 0813 Bojonegoro juga dari unsur Andalan Cabang sendiri.

“Melalui Diklatsar Brigade Penolong ini, suatu hal yang positif menanamkan jiwa dan semangat terus belajar, untuk senantiasa selalu waspada terhadap terjadinya suatu bencana, bencana tidak bisa kita tolak, tetapi dengan semangat kewaspadaan akan datangnya suatu bencana, kita dapat mengurangi risiko bencana yang terjadi akan menjadi pilihan yang terbaik” pungkasnya mengakhiri. ( Bam – Red )