Rangkap Profesi Perangkat Desa Terima Sertifikasi Guru

Rangkap Profesi Perangkat Desa Terima Sertifikasi Guru

Bojonegoro,tb.com- Lemahnya pengawasan oleh pemerintah Kabupaten, menyebabkan masih banyaknya para perangkat desa yang merangkap pekerjaan, selain tidak maksimal pada satu pekerjaan/jabatan dimungkinkan penerimaan uang Negara/pemkab yang ganda pada satu orang.

Ini membuktikan kelemahan pemerintahan kita dalam menerapkan aturan, sepertinya peraturan hanya sekedar diucapkan saja. “Kenyataannya masih ada beberapa perangkat menerima tunjangan atas jabatannya di desa, termasuk menerima aliran dana sertifikasi sebagai guru pengajar di sekolah,

Seperti yang terjadi di lingkup kementrian agama kabupaten Bojonegoro.Perlu ketegasan agar mereka memilih antara jabatan yang dirangkapnya, sehingga aliran dana dari pemerintah tidak dimonopoli oleh seseorang saja. Apalagi ada kenaikan tunjangan.

P.mahfud diangkat sebagai perangkat desa dusun mlaten desa kebomlati kecamatan plumpang terhitung pada 9 desember 2015.pada tgl.23/12/16 sudah kita panggil  dan membuat keterangan akan mengembalikan semua tunjangan sertifikasi yang sudah di terima selama 1tahun.kata kasi pendma depag bojonegoro

“Bagaimana mau memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, bila perangkatnya masih sibuk mengajar di sekolah.Atau sebaliknya, bagaimana mau mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas bila guru bersangkutan masih sibuk masuk kantor di desa, “paparnya.

Berdasarkan hasil penelusuran wartawan transbojonegoro.com ditemukan data perangkat desa yang merangkap profesi menjadi guru/pengajar dan menerima tunjangan sertifikasi, selain sebagai kasi pertanian dan pengairan desa kebomlati mahfud juga mengajar sebagai kepala sekolah madrasah ibtidaiyah lebaksari kecamatan boureno.(tb)

 

Baca :  IKIP PGRI Bojonegoro Menyelenggarakan Lomba Cipta Baca Puisi Dan Pidato

COMMENTS

Tentang Kami | Kontak Kami | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | UU Pers | Disclaimer