Ir.Maskur,MM Ziarah Tokoh NU di Tuban

Transbojonegoro-Silaturohmi di berbagai elemen di lakukan oleh politisi Partai Demokrat Ir.Maskur,MM ini sebagai Caleg Provinsi Jawa Timur di dapil Bojonegoro-Tuban dengan sambang Desa di sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Bojonegoro maupun Kabupaten Tuban,dalam rangka Ngeraketake ikatan (Ngetan),Mempererat ikatan.

Ada berbagai macam cerita,mulai budaya dan berbagai keindahan Desa,maupun suasana religi ditemui saat menyusuri Desa-Desa dalam rangka Ngetan bareng bersama warga.

Sore itu,Rabu 20 Maret 2019,Ir.Maskur,MM menghadiri undangan dari masyarakat Desa Senori,Kecamatan Senori,Kabupaten Tuban,Jawa Timur dalam rangka undangan Ngetan bareng.Dalam perbincangan,Kang Maskur pangilan akrab Ir.Maskur,MM ini mendengarkan cerita dari beberapa warga yang hadir saat Ngetan,tentang sejarah dan keberadaan tokoh ulama di Desa Senori tersebut.

Menurut cerita dari beberapa warga di Desa Senori saat di rumah Anwar warga setempat,ada beberapa makam tokoh ulama NU.Tokoh pertama dari Senori yang dimakamkan di makam Pelontang yang ada Desa Senori,Kecamatan Senori,Kabupaten Tuban.

Dimakam tersebut ada 4 makam tokoh Ulama yaitu,Kyai H Fandol,Kyai H.Makmun,Kyai H.Juned dan Kyai H.Malikul Husna.Selain sebagai pendiri NU di ceritakan juga bahwa Kyai H.Juned terdapat hubungan para wali.Bahkan warga menyebutnya sebagai wali.

Dengan mendengar cerita tersebut,kemudian Ir.Maskur,MM bergegas bersama warga setempat di dampingi oleh Kyai H.Misbakul Munim untuk berdoa bersama-sama ke makam para tokoh Ulama tersebut.

Dalam kunjunganya kemakam tokoh ulama Nu di senori tersebut Ir.Maskur,MM mengatakan,bahwa itu spontanitas setelah mendengar cerita dari warga saat Ngetan bersama.Kemudian saya bergegas berziarah dan berdoa yang diantar oleh kyai dan beberapa warga saat itu.Dan itu bentuk silaturohmi saya bukan hanya pada orang yang hidup tapi juga pada tokoh ini contohnya”,tuturnya.

“Saya hormat dan menghormati semua para tokoh yang ada,dan saya sangat bangga pada ulama-ulama hebat seperti ini karena beliaunya juga mengabdi pada rakyat tentang kebaikan lewat Agama sebagai Kyai.Dan itu saya teladani para sosok Kyai maupun ulama.Namun saya punya cara berbeda,yaitu,mengabdi pada rakyat lewat Partai Demokrat dengan cara mencalonkan diri sebagai Caleg nomer 1 Provinsi Jawa Timur dapil Bojonegoro-Tuban.Meski berbeda cara namun tujuanya sama,kebaikan”,pungkasnya.***(Eko/Red)

Baca :  Pesan Praktis Menjelang 10 Malam Terahir Ramadhan

Direkomendasikan untukmu