Ir.Maskur,MM Sowan Pada Icon Tokoh Banjararum

Transbojonegoro-Ir.Maskur,MM sowan di Kyai H.Yadi di Desa Banjararum,Kecamatan Rengel,Kabupaten Tuban untuk menjalin silaturohmi dengan para sesepuh maupun tokoh agama yang ada di wilayah Tuban dan Bojonegoro dalam agenda Ngeraketake Ikatan (Ngetan) dalam moto kehidupan Ir.Maskur,MM dalam bermasyarakat.

Kyai.H.Yadi yang akrab di sebut Mbah Yadi ini menerima dengan baik kedatangan Ir.Maskur,MM di kediamanya pada,Rabu 10 April 2019.Dengan berbincang-bincang seputar ilmu agama maupun kehidupan bersosial bermasyarakat dalam perkembangan saat ini di agenda Ngeraketake Ikatan (Ngetan).

Suasana terasa akrab dan guyup saat Ir.Maskur,MM menyampaikan tujuanya datang dikediamanya untuk silaturohmi.Ngraketake Ikatan (Ngetan) dalam agenda yang menjadi kebiasaanya. Rutinitas dengan masyarakat maupun dengan tokoh masyarakat untuk menjalin tali silaturohmi di berbagai elemen dalam konsep Ngetanya.

Ir.Maskur,MM seorang mantan Kadis Peternakan dan mantan PJ Bupati Ponorogo ini sering melakukan silaturohmi dengan para tokoh maupun masyarakat bukan karena saat maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jawa Timur Bojonegoro-Tuban nomer 1 dari Partai Demokrat.

“Saya sebelum Nyaleg,2 (Dua) tahun lalu,Saya sudah sering silaturohmi dengan para ulama maupun dengan para tokoh masyarakat. Itu sudah saya lakukan sejak menjabat Kadin mupun Pj Bupati. Karena kegiatan seperti ini bentuk komunikasi untuk menambah wawasan dan kawruh ilmu dengan para sesepuh juga sebagai bentuk hormat saya dengan para tokoh agama maupun tokoh masyarakat. Dan juga bisa menambah persaudaraan.”,tuturnya.

Disisi lain dalam pertemuan tersebut juga ada salah satu tokoh masyarakat yang ikut menjamu kedatangan Ir.Maskur,MM di kediaman Mbah Yadi tersebut,yaitu,Nur Rahman tokoh masyarakat setempat.Bahkan Nur Rahman menuturkan tentang sosok Kyai Mbah Yadi.

“Mbah Yadi ini termasuk tokoh Agama juga orang yang di sepuhkan di Desa Banjararum ini. Tidak hanya di Desa ini bahkan sampai luar Desa. Bahkan santri beliaupun ada yang berasal dari luar Jawa untuk ngangsu ilmu,kawruh ilmu (Mencari ilmu Red).Di sini tidak ada pondoknya cuma kediamanya yang di buat untuk mengajar Ilmu.”,tutur Nur Rahman.

Baca :  Karena Celana Dalam Seorang Wanita Mualaf

“Icon Mbah Yadi ini adalah seorang Kyai namun di panggil Mbah karena sering menolong orang bahkan banyak tokoh-tokoh luar Daerah yang datang kesini.Dulu Bu Kofifah juga pernah datang kesini,dikediamanya Mbah Yadi.”,pungkasnya.***(Eko/Red)

Direkomendasikan untukmu