Diduga Gara Gara Beda Pilihan Bank Sampah Harus Dibongkar

Bojonegoro – Gara-gara diduga beda pilihan,Jumat pagi,3 Mei 2019 aktifitas anggota komunitas Bank sampah di Desa Selorejo,Kecamatan Baureno,Kabupaten Bojonegoro harus terhenti dan tidak nampak seperti biasa tiap hari Jumat.Biasanya mulai pagi sampai setengah siang para anggota Bank sampah tersebut memungut sampah di rumah-rumah warga namun kali ini berbeda.

Mereka di sibukan persiapan membuat tempat baru untuk Bank sampah di Desa mereka,karena tempat semula harus di bongkar sebab lahan yang ditempati semula diminta kembali oleh sang pemilik lahan.

Tidak menunggu lama para pengurus komunitas beserta warga sekitar langsung melakukan pembongkaran dan mempersiapkan perpindahan ketempat baru rumah Bank sampah,agar mereka cepat bisa beraktifitas seperti semula karena ada hundukan batu yang menghalangi aktifitas mereka di tempat bank sampah yang lama.

Dari pantauan awak media ini.Tempat keberadaan bank sampah yang lahanya di minta oleh sang pemilik dan akhirnya pengurus harus rela membongkar bersama warga tempatnya berada di RT 3 Desa Selorejo untuk di pindahkan ke RT 13 Desa Selorejo.

Kabar pembongkaran tersebut menyeruak di masyarakat diduga karena gara-gara beda pilihan dalam suasana Pilkades di Desa Selorejo.

Dari penelusuran awak media ini,bahwa salah satu dari pengurus Bank sampah maju dalam Pilkades di Desa Selorejo dan yang punya lahan bank sampah dari keterangan beberapa warga diduga ada beda pilihan dalam Pilkades.

Pengurus dan warga menyikapi dengan dingin adanya kabar yang menyeruak tersebut,bahkan mengambil sisi positif karena di tempat baru yang di persiapkan oleh warga dan pengurus bank sampah di RT 13 tersebut lebih steril jauh dari pemukiman.

Dapatnya lahan baru untuk menggantikan bank sampah yang di bongkar itu lahan milik salah satu pengurus bank sampah,yaitu Pipin,bersedia lahannya di dirikan Bank sampah demi kegiatan sosial.

Baca :  Awasi Penggunaan Dana Desa, Polres Bojonegoro Lakukan MoU Dengan Pemkab

“Dari pada ribet cari lahan baru dalam waktu mendadak seperti ini,pas saya punya lahan saya persilahkan menempati apa lagi lahan tersebut kosong”,tuturnya.

Penentuan perpindahan lahan dari yang di bongkar ke yang baru bank sampah tersebut di tentukan dalam rapat oleh seluruh pengurus Bank sampah Desa Selorejo.***(Eko Cahyono-Munir-Red)

Editor: Eko Cahyono

Direkomendasikan untukmu

6 Comments

  1. Ini apaan sih. Bikin cerita gak bener. Itu lahan pribadi. Sbelum pilihan legislatif sdh di rencanakan akan di pindah. Bukan krna beda pilihan

    1. Jelas karna politik. Bahkan saat bank sampah pindah pun, genteng nya diminta, padahal cuma bangunan lama ukuran 2×3 genting jg sudah kehitaman. Sebegitu besar ya bencinya caleg gagal partai kuning no urut 4 Selorejo ke bank sampah. Kalau pembaca ingin tau fakta sebenarnya, bisa menanyakan ke Facebook bank sampah Selorejo, dan penulisan artikel dari wartawan online ini sudah memenuhi unsur kaidah fakta jurnalistik. Tinggal tunggu saja hak jawab dari kubu perusak keharmonisan masyarakat Selorejo.

      1. Yg di tanya wartawan hanya sepihak tok. Padahal udah di kasih lahan GG . Dan bersertifikat. Siapapun tdk bisa ganggu gugat. Knapa nggak mau? Dan memilih tanah pribadi punya anggota bank sampah. Lalu di sini siapa yg salah? Jangan pakai ego sendiri dong.

        1. Alhamdulillah ini yang ditunggu. Kepada para awak media nasional, dinas KLH, kementrian KLH, dan para warga Selorejo yang sedang di perantauan,Inilah fakta yang sebenarnya:
          Prestasu BS Selorejo sudah tak terhitung..bisa di cek di google deretan prestasinya, bahkan sampai didengar oleh KLH propinsi jatim, saat itu KLH menghibahkan dana 1M untuk pilot projects pengelolaan sampah mandiri, daur ulang, pengolahan,PLTS mikro, hingga dapat menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual seperti kursi, wadah, kerajinan, dll. Komunitas BS sampai syukuran potong kambing atas berkah ini.
          Syarat dari KLH yaitu menggunakan area 1hektar tanah desa untuk tempat lokasi pilot project ini. DLH propinsi sangat mengapresiasi terutama support dari Bpk zaini, DLH kabupaten Bojonegoro juga sangat mendukung, pejabat kecamatan juga hadir. Saat semua pejabat penting tersebut datang di balai desa Selorejo, semua pemerintah desa kabur, dan tidak bisa ditemui, ditelpon alasan aiuoebla bla, lainnya gak aktif, bahkan lurahnya pun kabur ngopi entah kemana. Mereka sukses bikin malu BS sampai ke tingkat kecamatan, kabupaten, bahkan DLH propinsi jatim.
          Awak media bisa menjadi cek kebenaran berita ini dgn interview ke semua pihak di Selorejo, bahkan sampai ke kecamatan, DLH kabupaten, dan tingkat propinsi.
          Usut punya usut, dalang dari semua ini diduga karena para pamong diberi arahan oleh si oknum caleg.
          Alhamdulillah BS Selorejo di tempat yang baru makin kuat, makin dikenal masyarakat, dengan nasabah diatas 500 warga dan makin berprestasi.

      2. Tunjjukan dirimu mba. Jngan ngumpet di balik nama. Sy tau anda pasti orang pintar dan terpelajar.Masak ngumpet di blik nama mba.

Comments are closed.