Saat ini Banyak Kue Jajan Produk IKM UMKM Bojonegoro Dijual di Indomaret

Saat ini Banyak Kue Jajan Produk IKM UMKM Bojonegoro Dijual di Indomaret

Bojonegoro-Terpampang di etalase Indomaret aneka kue/jajanan basah produk IKM/UMKM lokal unggulan Kabupaten Bojonegoro setelah masuk dalam pemasaran ritel modern dengan melalui proses seleksi yang ketat. Sebelumnya,produk-produk tersebut telah dilakukan kurasi/seleksi oleh ritel modern (Indomaret dan Alfamart) pada kegiatan Rakor dan Pembinaan yang difasilitasi oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu lalu, disaksikan juga oleh Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, UPT Perlindungan Konsumen Disperindag Prov Jatim dan SRC (Sampoerna Ritel Comunity).

Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro memiliki IKM/UMKM binaan yang cukup banyak, mulai dari makanan olahan, minuman, handycraft, batik,dan lain-lain. Namun masih ada sedikit kendala, diantaranya kesulitan pemasaran, sulit masuk pertokoan modern, karena ada beberapa yang masih menggunakan metode pemasaran dengan cara tradisional.

Terkait hal tersebut, Dinas Perdagangaan Bojonegoro mencoba melakukan terobosan, yakni dengan mempertemukan IKM/UMKM dengan pelaku usaha (pemilik modal) untuk melakukan diskusi dan negoisasi, dan ini bisa menjadi solusi kongkrit dlm mengatasi persoalan yang dihadapi selama ini. Alhasil, saat ini produk-produk lokal berupa aneka ragam jajanan basah sudah bisa masuk di 20 outlet Indomaret yg tersebar di Kabupaten Bojonegoro.

Produk jajanan basah tersebut dihasilkan oleh IKM/UMKM yang tergabung dalam APMMIK (Asosiasi Produsen Makanan Minuman dan Industri Kreatif). Selain itu sudah banyak juga produk-produk IKM/UMKM Bojonegoro lainnya yang dipasarkan di beberapa Pusat Perbelanjaan/Swalayan di kota Bojonegoro seperti KDS, Giant, Bravo dan Samudra. Untuk kerjasama kemitraan ini telah diatur dalam Perbub Bojonegoro No 24 / 2015 tentang Kemitraan Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah, dimana tujuannya adalah memfasilitasi pemasaran produk-produk UMKM kepada pelaku usaha agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Dinas Perdagangan Bojonegoro melalui Kasi Pengadaan dan Distribusi Sutikno Sakib bahwa adanya pencapaian hal tersebut berharap produk IKM/UMKM ini bisa ditempatkan pada wadah atau display yang strategis. Selain itu agar pelaku IKM/UMKM terus berupaya mempertahankan, bahkan meningkatkan kuwalitas produknya sehingga konsumen akan merasa puas membeli produk yang dihasilkan IKM/UMKM lokal, sekaligus akan memberikan dampak pisitif bagi perkembangan IKM/UMKM itu sendiri maupun citra toko sebagai etalasenya,”tutur 21/11/2019.

Baca :  Kodim | Bulog Segera Lakukan Serapan beras Besar-besaran untuk Penuhi Target 2015

Sementara itu,ditempat terpisah koordinator APMMIK Bojonegoro Kristin Gading menyampaikan bahwa ia mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, karena berawal dari kegiatan Rakor dan Pembinaan yang di fasilitasi Dinas Perdagangan beberapa waktu lalu merupakan pintu pembuka bagi Ritel Modern di Bojonegoro untuk melakukan negosiasi dengan kami,” ungkapnya.

Bahwa beberapa tahapan saat itu yang telah di lalui sebelum kue jajan khas Bojonegoro bisa di nikmati di toko-toko modern.

1. Pertemuan dengan Manager area Alfamart pada, 3 Okt 2019 di Kab Rembang, yang di dampingi langsung oleh Tim dari Dinas Perdagangan Bojonegoro.

2. Pertemuan dengan pihak Indomaret pada, 29 Okt 2019 di Surabaya, dimana salah satu point persyaratannya adalah adanya surat rekomendasi yang diterbitkan oleh Dinas Perdagangan yang menyebutkan, bahwa APMMIK adalah salah satu Lembaga/Asosiasi IKM/UMKM binaan Dinas Perdagangan Bojonegoro. Kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara indomaret dan APMMIK Bojonegoro. Dari MoU tersebut disepakati bahwa untuk pengiriman jajanan basah dilakukan tgl 11 November 2019 dengan mensuplay 20 outlite Indomaret yang tersebar di Bojonegoro.

“Untuk pengiriman jajanan kering/camilan, akan segera menyusul dalam waktu dekat ini.Dan sedangkan untuk transaksi dengan ritel Alfamart sedang dalam proses finalisasi,”imbuh wanita yang akrab di panggil Kristin.

Slamet Manager Indomaret area Bojonegoro juga menyampaikan bahwa dari segi rasa, jajanan basah produk APMMIK Bojonegoro sangat bersahabat dengan konsumen.Dan macam-macam variant sudah sesuai ketentuan, jika perlu bisa di tambah itemnya.

“Untuk kemasan produk lebih di standarkan dari segi ukuran dan pembungkus, ada label stiker, supaya ada pembeda supaya jajanan basah bisa di minati semua konsumen.Indomaret akan menambah ke item lain dengan ketentuan dari pihak merchendising,”tutur Slamet.***
Reporter:Eko Cahyono

COMMENTS

Tentang Kami | Kontak Kami | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | UU Pers | Disclaimer