Diduga Pungut 700 ribu, Pemohon PTSL Geruduk Panitia

TRANSBOJONEGORO.COM – Ratusan warga yang merupakan para pemohon pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL), desa Kedungrejo kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro mendatangi kantor desa setempat, pasalnya warga para pemohon PTSL 2019 itu kecewa karena dianggap biaya pada PTSL didesanya terlalu tinggi.

Sehingga ratusan para pemohon PTSL tersebut mempertanyakan penggunaan biaya PTSL, yang dipungut dari para pemohon, meski sudah setahun hingga saat ini penyerahan sertifikat pada warga juga belum tuntas.

Baca :  Siaga III Gunung Raung, Australi batalkan penerbangan ke Bali
Baca :  Dinas Kominfo Bojonegoro gelar Gathering Kemitraan Komunikasi Informasi, Bersama Wartawan
Baca :  Jelang Penutupan Pendaftaran Pilkades, Dua Calon Sudah Mendaftar

Salah satu pemohon yang berhasil ditemui transbojonegoro mengatakan para pemohon PTSL hadir disini hanya ingin klarifikasi terkait anggaran yang di bebankan pada para pemohon sebesar 700 ribu tanpa melalui musyawarah dengan para pemohon.”Tuturnya 2/3/2020.

Menurutnya para pemohon hanya ingin tahu saja kegunaan anggaran tambahan untuk biaya pengurusan PTSL, namun sangat disayangkan, panitia tidak berani hadir untuk klarifikasi, padahal sebelumnya panitia PTSL sudah di undangan resmi dari oleh BPD” Katanya.

Baca :  Tragis, Pamit Mencari Ikan Disawah, Tewas Kesetrum
Baca :  Lagi, Terjadi Kebakaran Lahan 2,5 Hektar di Desa Gunungsari Baureno
Baca :  Ratusan Warga Ikuti Pelaksanaan Penyuluhan PTSL

“Selain Panitia PTSL, BPD juga mengundang Kepala Desa namun bersangkutan juga tidak hadir untuk menemui para pemohon” tambahnya.

Ketidak hadiran Panitia PTSL juga Kepala desa, mebulatkan tekad para pemohon untuk meneruskan masalah ini ke ranah hukum.” pungkasnya.(Red).

Direkomendasikan untukmu