Perubahan Anggaran APBDes Untuk Penanganan Covid 19

Publisher: Eko Cahyono

Transbojonegoro.com – Adanya wabah virus Corona (Covid 19) yang melanda Negara Indonesia,Pemerintah selalu mengupayakan untuk penanganan cepat dalam penanggulangan dan pencegahan tanpa terkecuali dari semua sisi.

Salah satunya melalui Kementerian Desa PDTT RI dalam meminimalisir penyebaran virus corona, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menerbitkan Surat Edaran Menteri Desa Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai.

Surat edaran tersebut berisikan tentang petunjuk tata cara pencegahan penyebaran Virus Corona ditingkat Desa, Surat edaran ini menjadi dasar bagi Desa untuk melakukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2020 dengan cara menggeser pembelanjaan bidang, dan subidang lain menjadi bidang penanggulangan bencana, keadaan darurat, dan mendesak Desa, dan bidang pelaksanaan pembangunan Desa untuk kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD), sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Adapun mekanisme pelaksanaan kegiatan pencegahan Virus Corona (Covid-19) sebagai berikut:

Pemerintah Desa berkoordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa, serta unsur terkait lainnya untuk membentuk Relawan Desa penanganan Virus Corona (Covid-19), dengan struktur sebagai berikut:

1. Ketua : Kepala Desa, 

2. Wakil Ketua : Ketua BPD, 

3. Anggota yang terdiri atas: Perangkat Desa, Anggota BPD, Kadus, Pendamping PKH, Bidan Desa, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, PKK, serta unsur masyarakat lainnya. Dengan melibatkan mitra dari unsur Babinkamtibmas, Babinsa, dan Pendamping Desa.

Pemerintah Desa berkoordinasi dengan BPD untuk melakukan Perubahan APBDesa dengan cara menggeser pembelanjaan bidang, dan subidang, dengan pengalokasiannya sebagai contoh sebagai berikut :

Bidang :

Pelaksanaan Pembangunan Desa

Sub Bidang : 

Bidang Kesehatan

Baca :  Kapolres Bersama Bupati dan Dandim Blusukan Pasar Kota Bojonegoro Memastikan Kondisi Aman.

Kegiatan :

Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan

Jenis Kegiatan : Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Rincian Kegiatan :

1. Sosialisasi Hidup Bersih dan Sehat

2. Sterilisasi Fasilitas Umum

3. Partisipasi Relawan Desa

4. Pengadaan Sistem Informasi Kesehatan

5. Dll.

Bidang : 

Penanggulangan Bencana, Darurat, dan Mendesak Desa

Sub Bidang: Pencegahan, dan Penangulangan Bencana

Kegiatan :

Pencegahan, dan Penangulangan Bencana

Jenis Kegiatan :

1. Pembentukan Satgas/Relawan Pencegahan Corona (Covid-19)

2. Pengadaan Sistem Keamanan Warga.

Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Sosial Kesehatan (Covid-19)

3. Dll.

Sumber Rujukan :

Pasal 40 ayat 1 huruf c Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa;

https://drive.google.com/file/d/1GZIKFQyPcYOxcrF-qgRQo_hOOSrSezEo/view

Pasal 40 ayat 2 Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa;

https://drive.google.com/file/d/1GZIKFQyPcYOxcrF-qgRQo_hOOSrSezEo/view

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2020;

https://drive.google.com/file/d/1a9P-lK86DYD8V6NRkfsCnb2TYLGv-ykC/view

Surat Edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai.

https://drive.google.com/file/d/1Aw7AEhT-pcSk7wiDOZiWdb0TG1ovcHMs/view

Kutipan artikel ini bersumber dari: insandesainstitute dan juraganberdesa.blogspot/juragannyakota.blogspot.com.

Direkomendasikan untukmu