Penulis : Eko Cahyono

Bojonegoro – Taufik seorang pemudik dari Kecamatan Tambakrejo,Kabupaten Bojonegoro hampir sepekan ini viral di media sosial setelah dirinya mengunggah video tentang ruang isolasi atau shelter untuk penanganan pemutusan Covid 19 bagi para pemudik yang diletakan di salah satu ruang kelas SMP di Kecamatan Tambakrejo.

Ruang tersebut ditempati Taupik beserta keluarganya dan beberapa pemudik lainya saat dikarantina di ruang kelas tersebut yang minim akan fasilitas,video tersebut viral pada tanggal 17/4/2020.

Tidak lama setelah videonya viral,Taufik menyampaikan permohonan maaf dan meminta pada publik untuk menghapus videonya.

Permintaan maaf tersebut di buat dan disaksikan langsung oleh Bupati Bojonegoro,Camat Tambakrejo serta TNI dan Polri pada,Minggu 19/4/2020 dalam video yang beredar tersebut.

Setelah berapa menit video permintaan maaf Taufik tentang soal video pertama yang di buat,dalam video kedua permintaan maaf tersebut malah semakin viral dari video pertama sampai hari Selasa 21/4/2020,masih menghiasi beranda Facebook terutama di grup facebook.

Beragam tanggapan dari netizen yang dituangkan dalam unggahan tentang video permintaan maaf Taufik semakin viral dan bertahan hampir sepekan di media sosial menjadi perbincangan.

Dari pantauan awak media ini di jejaring media sosial ada beberapa akun yang menanggapi beredarnya video permintaan maaf seorang warga bernama Taufik tersebut dalam satu jam saja ada 236 komentar dan 441 like.

Bukan hanya itu aja,dalam beranda grup facebook Bojonegoro juga ada salah satu akun yang menuliskan caption. “Entah siapa yang salah dan benar,”.

 

Sumber foto dari Facebook.

Baca :  Ketahuan Mencuri Sepeda Ontel, Warga Trucuk Diamankan