Harus Rela Makeup Tertutup Masker, Pasangan Pengantin Yang Akan Nikah Pada Malam Songo

Penulis: Eko Cahyono

Transbojonegoro.com-Tradisi Jawa menikah pada malam Ramadan ke-29 mempunyai kesan baik bagi pasangan pengantin yang akan menjalankan ikatan pernikahan.Kerap masyarakat menyebut malam Ramadan ke-29 adalah malam Songo atau malam sembilan.Masyarakat mempercayai malam Songo tersebut merupakan hari baik untuk melaksanakan pernikahan.Malam Songo adalah malam satu hari menjelang Idul Fitri.

Di Kecamatan Kanor,Kabupaten Bojonegoro banyak pasangan yang akan menjalakan ikatan pernikahan pada malam ke-29 Ramadan atau disebut dengan malam Songo.Ada 54 sejumlah pasangan pengantin yang sudah mendaftar di KUA Kecamatan Kanor yang akan menikah pada malam Songo, bahkan di banding tahun lalu dari persentase lebih banyak pada tahun 2020 ini.

Suasana pandemi virus Corona (Covid 19) tidak menjadi penghalang bagi pasangan pengantin untuk mengucapkan janji suci di depan penghulu meski harus rela tidak ada pesta bahkan saat mengucapkan janji ikatan pernikahan harus sesuai protokol penanganan Covid 19 harus pakai masker dengan wajah tertutup,otomatis rias wajah tidak terlihat sebagai mestinya pasangan pengantin yang bermake up.

Samsudin Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kanor menyampaikan bahwa diwilayah Kanor ada peningkatan jumlah pernikahan pada malam Songo ini namun dari jumlah tersebut harus ada permohonan keterangan alasan kenapa harus menjalankan pernikahan pada malam Songo dengan matrai.Dan harus menjalankan protokol pencegahan Covid 19.

“Dari total 54 pasangan pengantin yang akan menikah pada malam Songo di wilayah Kanor sebenarnya ada 72 pasangan pengantin namun mereka sudah ada yang menjalankan pernikahan pada malam 23 dan malam 27 Ramadan,”tutur Samsudin Kepala KUA Kecamatan Kanor pada,Selasa 19 Mei 2020.

Masih kata Kepala KUA Kecamatan Kanor.”Nantinya pasangan pengantin ini saat melakukan prosesi pernikahan harus menjalankan protokol penanganan Covid 19,yaitu dengan memakai masker dan sarung tangan.Selain itu nanti yang boleh ikut menyaksikan pernikahan dari kedua keluarga pengantin hanya 5 orang saja,ditambah 1 Modin,”tuturnya.

Baca :  Group blackberry jadi hiburan yang tepat di tengah kesibukan

“Nanti saat masuk ruangan semua pengantin dan keluarga yang ikut hadir sebagai saksi kita cek suhu badan.Untuk menikahkan 54 pasangan pengantin pada malam Songo ini, nanti kami di bantu 4 Penghulu yang ada di wilayah Kecamatan Kanor.Pasangan pengantin terbanyak di Desa Prigi ada 7 pasangan pengantin yang akan menikah di malam Songo,”pungkas Kepala KUA Kanor.

Direkomendasikan untukmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *