Pengerjaan Kontruksi Rigid Beton Ruas Balen- Sugihwaras Diduga Tidak Sesuai Spek

TRANSBOJONEGORO.COM – Proyek peningkatan jalan dengan kontruksi Rigid beton, yang berlokasi di ruas Kecamatan Balen– Sugihwaras, oleh PT Karya Sepakat Kita, diduga tidak sesuai sepesifikasi, pasalnya panjang besi untuk Course di sinyalir tidak sampai 1 M,

Pantauan wartawan di lokasi pekerjaan, besi untuk course yang beragam kuat dugaan disengaja oleh pelaksana untuk mengurangi bahan matereal, supaya mendapat keuntungan yang lebih banyak, tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan.8/7/20.

Kurangnya pengawasan dari pihak terkait, membuka peluang penyedia jasa dalam melaksanakan pekerjaan menyimpang dari spisifikasi tehnik, meskipun anggaran yang teralokasi untuk pekerjaan tersebut milyaran rupiah.

Salah satu warga yang tak jauh dari lokasi pekerjaan sempat mengabadikan melalui vidio ponsel, terkait dugaan pengurangan besi course saat pelaksanaan pekerjaan proyek.

“Kami melihat ada kejanggalan terkait panjang besi course Rata-rata tidak sampai 1 M dan itu di acak oleh pelaksana” Ujarnya warga sambil memvidiokan lewat ponselnya.

Menurut warga proyek tersebut diduga kuat adanya upaya pengurangan bahan baku yang mengakibatkan mutu kualitas pekerjaan buruk.

Baca :  Ribuan Hektar Tanaman Padi, Terancam Gagal Panen
Baca :  Lagi Proyek Galian kabel Optik, Di Bahu Jalan Babat Bojonegoro, Di Keluhkan Warga

Padahal Kondisi tanah ekspan wilayah bojonegoro mengharuskan kualitas pekerjaan yang berkualitas, sehingga dapat meminimalisir kemungkinan gagal kontruksi yang mengakibatkan ambrol atau retak setelah usai pekerjaan.

Kristanto pelaksana penyedia jasa saat di konfirmasi wartawan menampik adanya dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spek

“Semua sudah sesuai RAB yang ada” Katanya.

Menurutnya Kalau panjang memang ada satu yang panjang 80 M, karena ada batu besar sehinga alat bor aus, jadi sekarng belum dlakukan pendalaman lagi” Ucap Kristanto.

Terpisah Jafar Shodiq Kabid Jalan dan prasarana Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Bojonegoro saat dihubungi wartawan melalui WhatsAppnya terkait pekrjaan tersebut belum ada jawaban. (Red)