Kades Kapas : Ini Kuncinya Membangun Desa

Keguyuban antar elemen, saat foto kegiatan PKK, 14/8/20.

TRANSBOJONEGORO.COM – Pemerintah desa Kapas Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, selalu menjaga sinergitas dengan berbagai elemen pemerintah desa maupun masyarakat, pasalnya dalam setiap kegiatan selalu guyub dan rukun di dalam pemerintahan desa maupun dengan elemen masyarakat.

Hal itu dibuktikan dengan semua kegiatan pemerintah desa yang melibatkan semua pihak, guyub, rukun serta gotong royong merupakan kunci keberhasilan membangun desa,”Ungkap mas Ipung, sapaan akrab Kades kapas 14/8/20.

Salah satu keguyuban masyarakat desa kapas dapat dilihat saat pemasangan bendera dan umbul umbul menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke – 75, mulai dari RT 1 sampai RT 20, Sebanyak 20 RT tersebut, secara dengan atausias dan kesadaran masyarakat untuk pemasangan bendera dn umbul umbul.

Baca :  Puluhan Pendekar Gubug Remaja Ikuti Upacara HUT RI Ke-73
Baca :  Saat Reses, DPRD Bambang Sutriyono Terapkan Protokol Kesehatan Covid 19

Selain itu, yang menarik dari desa kapas adalah gotong royong antar warga hingga saat ini masih terjaga, hal itu dibuktikan dengan kesadaran warga untuk malaksanakan kerja bakti setiap hari sabtu minggu, yang secara rutin di yang laksanakan di lingkungan masing – masing mulai dari RT 1 hingga RT 20.

Kepala Desa Kapas Adi saiful alim mengatakan, pihaknya selalu sinergi dan merangkul semua pihak yang ada di desa, dalam melaksakan pembangunan desa, karena salah satu aspek keberhasilan pembangunan desa adalah kebersamaan semua elemen.”Ucapnya.

Baca :  Bikin Kaget Anggota Saat Polres Bojonegoro Gelar Tes Urine Dadakan

Baca :  AHY Sambang Tuban Bojonegoro Ngetan Bareng Kang Maskur

Tak hanya itu sebagai kepala desa Ipung selalu mendukung program – program untuk kemajuan desanya, termasuk program tim penggerak PKK Desa, karena dinilai program Tim Penggerak PKK sangat penting, yang menyangkut banyak aspek dan betul-betul harus ditangani serius.

“Kami sangat mendukung program PKK, karena memang dampaknya sangat erat hubungannya dengan program yang memang menjadi prioritas pembangunan di Desa kami,”Terangnya.

Dikatakan, berbagai persoalan yang memang harus menjadi perhatian, misalnya persoalan kesehatan ibu dan anak, ibu hamil serta perhatian terhadap kesehatan para lansia.”Katanya”.

Menurut Ipung Hingga saat ini, program – progam yang telah terealisasi didesa kapas adalah sarana prasana untuk Musolla sebesar 1 jt, tiap tahun, sebanyak 22 musolla, PJU, Mobil Siaga, Dana Kematian dari Kabupaten maupun desa, dan rencana berikutnya anggaran untuk masjid 50 Juta, dan gereja yang akan terealisasi tahun ini.

“Tanpa dukungan dan peran serta masyarakat semua program pemerintah desa tidak akan tercapai”Pungkasnya.(Red)