Dianggap Keluar Dari Syariat Agama Seorang Terapis dan Youtuber ini Dimediasi

Transbojonegoro.com – Konten akun Youtube milik Sujito warga Desa Blongsong,Kecamatan Baureno,Kabupaten Bojonegoro,Jawa Timur diadukan warga ke MUI karena Isi konten yang dianggap keluar dari ajaran syariat agama Islam,dan dikuwatir dapat meresehkan masyarakat juga dapat menimbulkan rawan konflik ditindak lanjuti dengan dimediasi.

Mediasi digelar di kantor Kecamatan dan dihadiri oleh Polres Bojonegoro Polsek Baureno,MUI Baureno,KUA Baureno,Kodim 0813 Bojonegoro Danrami Baureno,Kesbangpol Bojonegoro dan Camat Baureno beserta Kades Blongsong untuk menidak lanjuti aduan terkait konten Youtube milik Sujito tersebut.

Dalam mediasi Sujito sebagai seorang paranormal penyembuhan terapi penyakit juga sebagai Youtuber akan menghapus isi kontenya yang dianggap keluar dari ajaran syariat agama Islam.

Berikut ini 3 point isi pernyataan bermaterai yang ditanda tangani Sujito dari hasil mediasi berjam-jam diruang kantor Kecamatan Baureno,Selasa 1/9/2020.

Pertama, dirinya siap menghapus konten masalah ajaran agama yang bertentangan syariat Islam dalam waktu 1X24 jam.

Kedua, dirinya hanya mengadakan terapi penyembuhan penyakit dan tidak akan menyinggung atau membicarakan ajaran agama.

Ketiga, jika dirinya melanggar pernyataan ini, dia siap dituntut di muka hukum dan praktek saya siap ditutup.

Awak media ini setelah acara mediasi selesai menelusuri kediaman Sujito Youtuber dan sebagai paranormal ini disekitar kediamanya,melihat berjejer parkir mobil dan motor bahkan puluhan pasien mengantri di kediaman Sujito.

Awak media ini saat datang dilokasi sudah disambut seseorang yang tidak mengaku namanya saat ditanya,namun kami tidak dianjurkan cuci tangan hanya di anjurkan antri padahal dari pantuan kami rata-rata tamu dari luar kota.

“Mas antri dulu dan ambil nomer antrian karena tidak bisa langsung bertemu kalau tidak antri,”tuturnya.

Setelah awak media ini berhasil ketemu Sujito di sela-sela kesibukanya dihadapan puluhan tamunya yang datang dari berbagai daerah dan menyampaikan bahwa pernyataan saat mediasi yang dibuat tersebut tanpa ada unsur paksan dan siap menaati sesuai aturan hukum yang berlaku.

Baca :  Bojonegoro Punya Mobil Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid 19

“Dalam 1 x 24 Jam semua konten akan saya hapus sesuai pernyataan tadi.Yang membuat konten orang yang sering kesini sudah saya hubungi,saya suruh menghapus.Namun,kalau keadaan sudah reda saya akan membuat Youtube lagi tapi isinya hanya konten terapi pengobatan aja,”tutur Sujito sang terapis dan Youtuber.***(Eko Cahyono – Munir – Red).

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *