BSM Tidak Diterimakan, Siswa Pilih Pindah Sekolah

Ilustrasi
Ilustrasi

 

Tb.com-Lamongan,Supriadi 42 th Pria asal tuban yang tingal di desa Brengkok kecamatan Brondong kabupaten Lamongan jawa timur Mengeluhkan tentang Biaya sekolah dua anaknya yang tak bisa dibayarnya meski mengaku salah satu anaknya menerima dana BSM (bantuan siswa miskin) Dua anaknya yang bernama Parmiati dan Kistiani menerima perlakuan yang tidak adil disekolahnya kata supriadi pada 1/8 dirumahnya.

Menurut supriadi ke dua anaknya Parmiati dan Kistiani, kustiani adalah salah satu penerima BSM (bantuan siswa miskin) di SDN Sedayu lawas 111 kecamatan Brondng Lamongan,  merasa keberatan dengan biaya sekolah untuk kedua anaknya, padahal pemerintah sudah ada program berupa BOS dan BSM namun faktanya ia masih harus banyak mengeluarkan biaya untuk sekolah ke dua anaknya tersebut ”

Sebab selain seragam ia  harus membayar Kaos olah raga,buku LKS (Lembar Kerja Siswa) padahal anaknya adalah penerima BSM (Bantuan Siswa Miskin), namun tidak pernah sampai ke penerima”keluh supriadi

Karena geram dengan polah para pendidik akhirnya supriadi memindahkan anak anaknya ke SDN Prambon Kecamatan Brondong Lamonganan,

supriyadi berharap supaya ada ketransparanan  dari pihak sekolah kepada wali murid hingga berita ini diturunkan supriadi masih ingin menanyakan hak anaknya. (En)

Baca juga “Kepala sekolah bsm sudah sesuai proses

http://www.transbojonegoro.com/pendidikan/kepala-sekolah-bsm-sudah-sesuai-proses/

Baca :  Penyuluhan Kasdarkum Pada TMMD ke 95 Kodim 0813 Bojonegoro

Direkomendasikan untukmu