Bantuan Pengeboran Sumur Di Desa Bogangin Jadi Polemik

216
0
Ilustrasi
Ilustrasi

Tb.com bojonegoro polemik yang terjadi di desa Bogangin Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro jawa timur, di sebabkan kurangnya pemahaman warga terhadap program yang sedang berjalan, hal semacam itu sering menyebabkan konflik kecil yang timbul di desa, kata Moh suci (kades) bogangin kecamatan sumberrejo.

Moh suci mengatakan Munculnya demo yang terjadi yang di lakukan oleh warga dusun Gumelem desa Bogangin pada 7/8 merupakan sekelompok warga yang kurang puas. dengan program program desa, adalah hal yang wajar karena dari sekian banyak warga pasti ada sekelompok yang kurang puas dimana mana pasti ada ” terang kades.
Menurut kades sumur bor yang dipersoalkan warga adalah sumur yang saat ini dikerjakan, dengan kedalaman 30m mengingat desa bogangin setiap musim kemarau selalu kesulitan air, sehingga dari BPBD memberikan bantuan pengeboran dengan kedalaman 30 m. Bantuan dari BPBD hanya pengeboran saja, mesin penyedot air dan pipa kelengkapanya yang memhabiskan biaya sekitar 200 juta dipenuhi Kades sendiri. Ungkapnya ”

Kades menambahkan Ditempatkanya pengeboran itu dilingkungan tanah kades karena sebelum di lakukan pengeboran titik sumber airnya terletak disitu, kemungkinan jika pengeboran di tempat lain belum tentu ada sumber airnya. Sebab sebelum di lakukan pengeboran kades sudah melakukan Riset dan penelitian untuk mencari titik sumber air di desa itu.
Tujuan kades membuat sumur itu adalah untuk memberikan kemudahan warga supaya tidak kesulitan air di saat musim kemarau. Namun niat baik tidak selalu diterima dengan kebikan.(B4m)

Baca :  TNI, BPBD & Masyarakat Gotong Royong Padamkan Kebakaran Rumah Di Dua Lokasi