Bojonegoro Sambut OGP 2016

139
0

Bojonegoro,tb.com-Kabupaten Bojonegoro dan PT Media Trac konsultan Jasa dalam bidang data akan bersinergi sebagai bagian dari 15 kota dunia. Dan Kabupaten Bojonegoro akan menjadi percontohan OGP (Open Goverment Partnership) PT. Media Trac akan mensuport pengolahan data kabupaten Bojonegoro ,

salah satu suport adalah mendukung adanya Big Data Kabupaten Bojonegoro. “Bojonegoro luar biasa bisa menjadi bagian dari 3 kota di Asia dan satu satunya di Indonesia yang menerapkan OGP,” kata Reggy Direktur Media Trac.

Menurutnya pihaknya akan bersinergi membangun based on big data. Percepatan OGP di Kabupaten Bojonegoro akan dititik beratkan pada empat pokok bidang. “Yakni insfrastruktur, pelayanan, pendidikan dan kesehatan,” imbuhnya. Sementara itu Bupati Bojonegoro Suyoto sangat optimis Bojonegoro mampu menjadi yang terbaik dalam pelaksanaan OGP. “Kita semua SDM Bojonegoro harus siap,” tegas Kang Yoto Bupati Bojonegoro dalam paparannya dihadapan sejumlah kepala SKPD Wabup, Sekda dan para Asisiten.

Dijelaskan, kenapa Bojonegoro harus open goverment ? Hal itu untuk menjawab tantangan publik yakni goverment tertutup, memanipulasi dan korupsi, mengabaikan dan lalai serta disconnect. “Kita tahu sisi goverment adalah perlu kepercayaan, dukungan, partisipasi dan kontribusi publik,” ujarnya. Adapun sasaran dari OGP lanjut Kang Yoto, adalah hubungan dialogis yang saling percaya dan sinergi positif untuk kemajuan dan kesejahteran bersama. “Agar terwujud masyarakat dan pemerintahan yang terus belajar dan inovatif,” tandasnya.

Yang diteruskan langkah selanjutnya yakni peningkatan kualitas dan kuantitas substansi, optimalisasi proses, transparansi, keterbukaan akses, mekanisme, aturan. Dengan target peningkatan: empat palayanan, perluasan jangkauan sampai ke Pemdes, Peningkatan kualitas managemen pengeloaan keuangan, Wujudkan mekanisme keterbukaan dan partisipasi

integtasi dan jangkauan serta revolusi data: granuler, priimer, real time, data for development, terintegrasi. “Semua itu akan sukses jika empat sekawan berkolaborasi. Empat sekawan itu adalah pemerintah, publik, akademisi dan pebisnis,” pungkas Kang Yoto. Selesai kegiatan semua undangan meninjau gedung baru pemkap sebagai bagian persiapan Bojonegoro OGP dan dilanjutkan sholat Jumat bersama.[Abie-Red]

Baca :  Dishub Evaluasi Ruas Jl Veteran