Jahe Merah, Prospek Menjanjikan

467
0

Bojonegoro,-Budidaya jahe merah, belakangan kian marak dan digandrungi masyarakat. Tidak ketinggalan, Ngatimin warga desa di Kecamatan Padangan juga ikut menekuni usaha tersebut.

Sudah sekitar satu tahun terakhir ini Ngatimin menggeluti budidaya jahe merah. Tak perlu lahan luas, karena Ngatimin Menggunakan Media Karung Bekas, “Awalnya dari hobi. Sekarang bisa dikembangkan jadi usaha,” ungkapnya.

Dia menuturkan, budidaya jahe merah ini termasuk gampang-gampang susah. Modal utama yang dibutuhkan adalah kesabaran dan ketelatenan. Meski demikian, Ngatimin yang juga seorang Pengurus KUD di Desanya yakin hobi yang kini ditekuninya jadi usaha itu cukup prospektif. Mengingat kebutuhan pasar yang tinggi.

Permintaan jahe merah tidak hanya datang dari sektor perdagangan tapi juga industri lokal maupun mancanegara.  Rimpang ini tidak sekedar menjadi pendukung di industri obat-obatan tapi juga bahan baku utama. “Saya optimis permintaan masih tetap tinggi hingga beberapa tahun ke depan,” ujarnya.

Jahe merah baru bisa dipanen jika sudah berumur minimal 9-10 bulan.

Dalam budidaya rimpang jahe ini, Ngatimin hanya menggunakan Karung Bekas yang diisi sekam dan pasir juga Pupuk kandang, serta campuran tanah untuk media tanam.

Dan Untuk Pembelian Bibit jahe merah siap tanam Dirinya membeli di tempat Pembibitan di desa Trucuk Rt.12 Rw.02 trucuk bojonegoro dengan harga Rp. 2000,- pertunasnya.

Untuk Pembelian Bibit jahe merah bisa menghubungi Mas Agus 082244951378 (Agus kuprit/Fita)

Baca :  Kartu Pedagang Produktif Resmi Berlaku di Bojonegoro