Aliansi Mahasiswa Bojonegoro, Tolak Pembangunan AKN

196
0

img-20160928-wa0026

Bojonegoro, tb.com-Aliansi Mahasiswa Bojonegoro, menggelar aksi unjuk rasa di bundaran Adipura kabupaten Bojonegoro, orasi di lanjutkan ke DPRD, dan Pemkab Bojonegoro. 28/09/2016

Aksi unjuk rasa tersebut menolak berdirinya kampus AKN. Dengan menindak lanjuti polemic pendirian kampus rintisan Akademi komunitas Negeri (AKN) , yang berada di Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.

Mahasiswa Bojonegoro mengingatkan pemerintah agar mengkaji dengan prosedur adanya pendirian kampus AKN yang diduga menyalahi aturan.”kata kordinator orasi.

Untuk itu Aliansi Mahasiswa Bojonegoro tidak menolak adanya kampus AKN berada di Bojonegoro, sebab kami aliansi mahasiswa Bojonegoro mendukung adanya kampus Negeri. Namun, kami menolak Proses pendirian AKN yang di duga, amat menyalahi aturan. Lontaran kata-kata itu di sampaikan mahasiswa pada saat menggelar aksi demo di Pemkab Bojonegoro.

Aliansi Mahasiswa Bojonegoro meminta Pemerintah Kabupaten Bojonegoro segera menghentikan pembangunan rintisan AKN (pusdiklat) sebelum terdapat solusi dalam masalah tersebut. Dan agar membuat FGD yang melibatkan pihak Eksekutif, Legislatif, aliansi Mahasiswa Bojonegoro dan pihak AKN.

Menutut kordinator, Aliansi Mahasiswa Bojonegoro kecewa dengan keputusan Bupati Bojonegoro yang memberikan beasiswa kepada kampus-kampus di Bojonegoro tidak sama rata.

Pasalnya ,kampus rintisan AKN mendapatkan beasiswa pemkab sebesar Rp 2 juta untuk 200 mahasiswa AKN, sedangkan kampus-kampus lain seperti IKIP PGRI Bojonegoro hanya 23, Unigoro hanya 8 , At-Tanwir hanya 30 , IAI 22 , bidik misi Unesa 12 dengan besaran 12 juta, Stikes Icsada Bojonegoro 17 , lalu STIT Muhammaddiah 12 .

Semua itu, lantaran keinginan Bupati Bojonegoro untuk mengurangi angka penganguran, dengan memingkatkan pendidikan pengembangan pendidikan vokasi jangka pendek ( D1 dan D2) .

Namun , hal tersebut hingga kini belum terbukti dengan Variabel angka lulusan rintisan AKN Bojonegoro dapat langsung bekerja , sehingga masih banyak lulusan rintisan AKN yang belum bekerja. “Pungkas kordinator. (Sn/tb)

Baca :  Kegiatan TMMD diisi dengan Penyuluhan Harkamtibmas Polres Bojonegoro