Antisipasi, Angka Kematian Ibu dan Bayi

158
0

img_20160910_115845-320x242

BOJONEGORO,TB.COM  Pernikahan dini, dikalangan masyarakat, sudah bukan hal baru lagi. sejak dulu sampsi sekarang, beberapa tahun terakhir Indonesia menduduki peringkat kedua setelah Kamboja.

Banyak alasan yang membuat seseorang memilih untuk menikah di usia yang sangat muda. Mulai dari alasan orang tua, hingga pergaulan yang tidak terbatasi. Oleh karena itu, pernikahan usia muda menjadi suatu pilihan jika pergaulan tidak bisa di kendalikan.

Zumrotin, Perwakilan yayasan peduli perempuan berkenan untuk membagi ilmunya. Yayasan ini merupakan pengendali untuk anak sejak pertama haid hingga dewasa, utamanya dalam pergaulan.

Dalam pelaksanaannya, yayasan ini akan menggandeng guru, tokoh agama dan masyarakat. Untuk mengevaluasi dispensasi pernikahan.

Zumrotin mengatakan kehamilan usia 17 tahun untuk resiko meninggal akan lebih tinggi. “Sehingga, kami berencana untuk mengajak lintas sektor terkait, diantaranya Dinas Pendidikan, Kesehatan P3A dalam mengentaskan masalah AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi) di Bojonegoro,” katanya. (bjn/tb)

Baca :  KB Gratis Pada TMMD ke 95 Kodim 0813 Bojonegoro