Empat Desa Sudah Menerapkan OGP (Open government partnership)

122
0

16-09-14-12-15-15-406_deco-640x400

Bojonegoro,tb.com- Open government partnership (OGP), sudah diterapkan oleh empat desa, di Kabupaten Bojonegoro, seperti desa Napis Kecamatan Tambakrejo, Duwel Kecamatan Kedungadem, Klampok Kecamatan Kapas dan Desa Ngringinrejo Kalitidu, keempat desa tersebut merupakan, contoh desa yang sudah menerapkan open government partnership (OGP) dan IT serta pemberdayaan yang melibatkan masyarakat.

Demikian diungkapkan Bupati Bojonegoro, Suyoto saat menerima tamu Ria Emunsari, Daniel Costa, Fletcherd dari MAVC (Making All Voices Count) di Rumah Dinas Bupati Senin (12/09) kemarin.

Kepala Dinas Kominfo,Kusnandaka Tjatur P dalam menyatakan bahwa data yang dihimpun ini dilakukan oleh PKK yang merupakan sebuah organisasi wanita mitra pemerintah.

“Data didapat langsung dari warga melalui dasa wisma yang dilakukan secara manual kedepan data ini akan di input dalam sebuah aplikasi,” katanya.

Sementara itu Bupati Bojonegoro Suyoto (Kang Yoto) menyampaikan bahwa OGP akan diterapkan diseluruh wilayah Bojonegoro tepatnya 430 desa.

Dijelaskan, Bojonegoro selama ini dikenal dengan daerah yang sangat miskin. Data yang dihasilkan sangat tepat waktu dan senantiasa diperbarui oleh PKK.

“Banyak hal yang dilakukan pemkab Bojonegoro mulai menyiapkan big data, salah satunya pemanfaatan IT dan kini beberapa pihak juga siap mendampingi untuk pengembangan IT kedepannya,” ungkap Kang Yoto.

Ditambahkan, beberapa kebijakan yang dilakukan pemerintah adalah dibidang pendidikan,kesehatan,pertumbuhan ekonomi khususnya peningkatan sektor UMKM dan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi.(tb)

Baca :  Desa Sekaran Kasiman Tetapkan Nomor Urut Calon Kades PAW