Kampung Pesilat Dideklarasikan Di Alun – alun Bojonegoro

228
0

16-10-21-14-34-38-734_deco-640x360

Bojonegoro,tb.com – Akhirnya impian Bojonegoro sebagai Kampung Pesilat terwujud juga, setelah pelaksanaan upacara memperingati Hari jadi ke-71 Provinsi Jawa Timur dan Hari Jadi Bojonegoro ke-339 tahun di Alun – alun kota Bojonegoro,

Impian Bojonegoro Kampung Pesilat atas inisiatif Kapolres Bojonegoro telah resmi di Deklarasikan pada Kamis 20 Oktober 2016 pukul 09.00 wib

Didepan para tamu undangan dan para peserta upacara, para pesilat yang mewakili perguruannya masing – masing tampil bersama berbaur dengan perguruan lain untuk memperagakan jurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) secara bersama dan serempak dengan iringan musik gamelan jawa

Setelah memperagakan jurus dihadapan para tamu undangan dan peserta upacara, para pesilat ini berikrar untuk bersama sama menciptakan kerukunan antar individu dan antar perguruan. Isi Ikrar tersebut adalah :
1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila  dan UUD 1945;
3. Meningkatkan persatuan dan kesatuan Bangsa;
4. Menjaga dan menjamin tercipnya keamanan dan ketertiban di Wilayah Kabupaten Bojonegoro;
5. Menjalin persaudaraan dan kerukunan antar perguruan pencak silat dan diluar perguruan pencak silat

Menurut Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro, dibentuknya kampung pesilat itu dalam rangka implementasi Program Kapolri yaitu Promoter, Penguatan harkamtibmas dan membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap keamanan masyarakat,

Selain itu juga untuk membuat rukun antar perguruan silat yang dulu sempat diisukan sering terjadi perkelahian antar kelompok perguruan.

“Dibentuknya Bojonegoro Kampung Pesilat dengan maksud untuk menggandeng seluruh kelompok perguruan pencak silat yang ada di Bojonegoro,

Ada 13 perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI, mereka akan kita berdayakan sebagai Mitra Kamtibmas untuk bisa membantu tugas Polisi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar selalu aman,” terang AKBP Wahyu SB.(Abie/tb)

Baca :  Wakil Bupati Bojonegoro Mengaku Ditilap 8 Kali Oleh Bupati Setiap Mutasi Jabatan