Perahu Getek di Widang terbalik, Diduga Kelebihan Muatan

126
0

img-20161007-wa0008_1-320x233

Lamongan,tb-Diduga akibat kelebihan muatan Sebuah perahu getek ( kayu) yang ditumpangi Santri Pondok Pesantren Langitan, Tuban terbalik Sampai saat ini 7 santri pondok pesantren di Langitan masih dalam pencarian.

Perahu bermuatan sebanyak 25 orang itu semuanya, Santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Langintan Widang, Kabupaten Tuban. Perahu tersebut ini terbalik ditengah sungai Begawan Solo yang airnya dalam kondisi tinggi.

Sebanyak 18 santri dinyatakan selamat lantaran bisa berenang. Sedangkan saat ini sebanyak 7 santri masih dinyatakan hilang tenggelam di Sungai Bengawan Solo.

Menurut Suprapto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, kejadian sekitar pukul 9.00 Wib pagi. Perahu yang ditumpangi mau menyeberang menuju Babat. Diduga kuat perahu kecil untuk penyeberangan di Bengawan Solo tersebut kelebihan muatan. Sehingga saat itu sudah berjalan melewati arus yang deras mengakibatkan perahu terbalik lantaran terlalu berat bagian depan.

“Saat menyeberang hampir sampai di Babat perahunya terguling. Karena saat ini status Bengawan Solo juga siaga,” kata Suprapto.

Sebanyak 18 korban santri yang selamat dikumpulkan di Polsek Babat Kabupaten Lamongan. Petugas masih melakukan pendataan siapa saja korban yang hilang dalam peristiwa tergulingnya perahu penyeberangan bengawan itu.(tb)

Baca :  Lagi Kecelakaan Di Ruas Babat - Bojonegoro Korban Meninggal Ditempat, Setelah Terlindas Truk Box