Modus,.!!! Bisa Luluskan Jadi Anggota Polisi, Berujung Dijeruji

153
0

TransBojonegoro.com – Seorang warga dusun Johon Desa Brabowan Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, diringkus Sat Reskrim Polres Bojonegoro,

paslnya PRM 52 (Tersangka), diduga melakukan penipuan terhadap JWR, 56 (Korban) warga dusun Brabo Desa Sukorejo Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro, dengan modus bisa menjadikan anggota Polri.

Tersangka ditangkap Sat Reskrim Polres Bojonegoro pada Selasa (05/02), setelah adanya laporan dari korban pada Selasa 06 Februari 2018.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Daky Dzul Qornain, mengatakan Berdasarkan keterangan para saksi dan adanya dua alat bukti yang cukup, tersangka saat ini kami amankan dan lakukan pemeriksaan karena melanggar Pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP,” kata AKP Daky.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro, membenarkan terkait adanya kasus penipuan yang bisa menjadikan anggota Polri.

Menurut Kapolres, kejadian itu bermula saat korban mendapatkan telephone dari tersangka yang menjanjikan anak korban untuk melakukan test Caba Polri tahun 2017,

Kemudian tersangka mengajak korban untuk bertemu di sebuah Hotel di jalan veteran. Saat bertemu di hotel itu, tersangka bilang bahwa tinggi anaknya kurang memenuhi syarat, namun tersangka bilang bahwa anak korban akan masuk.

Selanjutnya 05 April 2017 korban diminta memberikan uang senilai Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) kepada tersangka. Namun saat test kesehatan pada tanggal 02 Mei 2017 ternyata anak korban tidak lulus.

“Karena anak korban tidak lolos masuk Polri, akhirnya korban mendesak tersangka supaya mengembalikan uang yangbtelah dikeluarkan korban pada tersangka,

Pada 28 Oktober 2017 korban menerima pengembalian uang senilai Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) melalui transfer, dan sisa 25.000.000,- (dua puluh lima Juta rupiah) sampai dengan bulan januari belum dikembalikan akhirnya pada Selasa 06 Februari 2018, korban melaporkan peristiwa itu ke Polres Bojonegoro,” kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro, Rabu (07/02) sore.

Baca :  Amankan Pilkades Serentak, Polres Bojonegoro Siapkan 1.617 Personel

Adanya kejadian ini, Kapolres Bojonegoro menghimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya dengan siapapun yang menawarkan jasa, dan bisa menjadikan anggota Polri, karena Polri membuka penerimaan anggota dengan prinsip Betah (bersih, transparan, akuntabel dan humanis)

“Jangan sampai menjadi korban penipuan. Karena penerimaan Polri tidak dipungut biaya sepeserpun. Jika ingin masuk Polri harus banyak banyak DUIT (Doa, Usaha, Ikhtiar dan Tawakal),” ujar Kapolres. (Red)