Kades Sembunglor Santuni Warganya Yang Yatim, Jompo dan Cacat

0

Bojonegoro – Berbagi di Bulan Ramadhan di H-6 Hari raya idul fitri Pemerintahan Desa Sembunglor,Kecamatan Baureno,Kabupaten Bojonegoro dengan memberi santunan pada warganya,yaitu anak yatim,jompo dan cacat pada masyarakat setempat di pendopo Balai Desa setempat pada,29 Mei 2019.

Kegiatan tersebut di di lakukan pada Pemdes Sembunglor,Kecamatan Baureno yang di pimpin oleh Kepala Desa Endang Sulistyowati,S.Pd ini langsung berbaur dengan masyarakatnya dalam memberi santunan dalam moment Bulan Ramadhan bersama rakyat.

Baca :  Ikrar Kampung Pesilat, Diikuti 60 Pendekar Kecamatan Kepohbaru

Terdiri dari 16 anak yatim piatu dan 24 disabilitas (cacat),selebihnya para lansia di Desa Sembunglor yang menerima santunan tersebut.

Warga Sembunglor Kaswaji RT 7 salah satu penerima mengatakan. “Adanya santunan ini sangat senang dan sambil tersenyum bahagia saat di tanya awak media ini Ia mengatakan: ” Alhmdulillah bisa buat tambahan beli kue lebaran dan saya berterimakasih buat Kepala Desa.

Baca :  H-5 Tahapan Perades di Kecamatan Kepohbaru Terus Berjalan Diduga Pihak Ke3 Dirahasiakan

Warga dari RT 8 Sabit juga senada mengatakan adanya santunan ini yang di laksanakan Desa Sembunglor sangat membantu warga dalam moment menjelang lebaran ini adanya santunan para anak yatim maupun para kaum jompo dan cacat di Desa Sembunglor ini masyarakat sangat senang.”Ya seneng mas onok’e santunan iki teko Bu ingghi ( Ya senang Mas adanya santunan ini dari Kepala Desa Red) sembari berkata sambil tersenyum bahagia terlihat di raut wajahnya.

Kepala Desa Sembunglor Endang Sulistyowati,S.Pd dalam acara santunan ini mengungkapkan. “Adanya kegiatan ini harapan saya ada ikatan tali persodaraan dan ini dalam moment Ramadhan yang kita gunakan untuk berbagi pada masyarakat untuk mengurangi sedikit beban masyarakat yang tidak mampu”,tuturnya.

Baca :  Kasubbid Provos Bidpropam Polda Jatim Sidak Senpi Personil di Polres Bojonegoro

Masih kata Kepala Desa. “Sebenarnya kegiatan ini sudah lama kita jalankan mulai tahun 2007 sampai saat ini tiap Bulan Ramadhan dan terhitung sudah 12 tahun.Para penerima semakin tahu meninggat,yaitu dari yatim dan lansia.Dan ini bentuk perhatian dari kami untuk masyarakat untuk berbagi.Soal nominal,(Sitik dang podo keroso) Red,sedikit namun sama terasa”,pungkasnya.***(Eko Cahyono – Munir)