Terhalang Hundukan Batu, Bank Sampah Selorejo harus Pindah

4

Bojonegoro – Jumat pagi,3 Mei 2019 aktifitas anggota komunitas Bank sampah di Desa Selorejo,Kecamatan Baureno,Kabupaten Bojonegoro tidak nampak seperti tiap hari jumat,biasanya mulai pagi sampai setengah siang para anggota Bank sampah tersebut memungut sampah di rumah-rumah warga namun kali ini berbeda.

Aktifitas pada pagi ini semua pengurus Bank sampah di Desa Selorejo melaksanakan rapat interen untuk membahas perpindahan tempat Bank sampah, setelah diketahui tadi malam tempatnya di minta untuk pindah oleh sang pemilik lahan dengan cara menurunkan batu satu truck di depan rumah Bank sampah.

Adanya permintaan lahan oleh pemiliknya para anggota komunitas Bank sampah di Desa Selorejo kecewa karena dengan cara penutupan tempat Bank sampah disaat moment adanya Pilkades di Desa tersebut dikuatir menghilangkan kebersamaan.Dan dalam proses permintaan tidak terdengar pemberitahuan seluruh anggota adanya kabar akan di minta kembali lahanya dalam akhir-akhir ini.Mereka tahunya tiba-tiba ada hundukan batu satu truk di depan pintu masuk halaman.

Mereka yakin dan mengkaitkan karena ada moment Pilkades,karena ada salah satu anggota komunitas Bank sampah yang ikut maju mencalonkan diri di Pilkades.

Nursalim warga setempat mengatakan: “Saya orang luar komunitas Bank sampah tapi saya sangat menyayangkan adanya seperti ini,dan ini bisa masuk ranah politik karena ada salah satu anggota bank sampah yang ikut maju sebagai calon Kades,kenapa tidak dari duluh-duluh memintanya”,tuturnya.

Anggota bank sampah Desa Selorejo, Ida dan Pipin juga senada.”Kalau meminta atau cara menyuruh pindah dengan cara memblokir menggunakan batu satu truk ditaruh di pas depan pintu masuk,ini tidak sopan.Karena barang-barang dari sampah masih belum di pindah terus lewat mana.Dan hari ini sementara aktifitas terhenti adanya hundukan batu di depan”,ujarnya.

Baca :  Jelang Idul Fitri, Polsek Kepohbaru Polres Bojonegoro Sidak Pasar Tradisional

“Pagi ini fokus rapat mendadak membahas perpindahan Bank Sampah,dan saat rapat banyak air mata kesedihan mewarnai dari semua pengurus karena banyak cerita dan sejarah tiba-tiba koq harus pindah.Kami sudah ada solusi untuk sementara.Semula tempat bank sampah di RT 3 ini,kami rencanakan pindah ke RT 13 dilahan salah satu milik anggota Bank sampah’,imbuhya.

Ketua Bank sampah menuturkan.”Permintaan lahan bank sampah oleh sang pemilik lahan sebenarnya sudah ada pemberitahuan dari pemiliknya dua minggu yang lalu secara lisan lewat pribadi pada saya,ia mengatakan.Sampahnya buruan di bersihkan karena mau saya datangkan batu”,tutur Mari.

Keberadaan bank sampah di Desa Selorejo sangat membantu warga sekitar dalam mengelola sampah menjadi bernilai,seperti kerajinan tangan maupun tabungan untuk para nasabah bank sampah dan bisa diambil musiman maupun saat lebaran dari hasil sampah tersebut.

Bahkan setiap tahun Bank sampah di Desa Selorejo tersebut punya agenda memberi santunan pada anak yatim piyatu maupun para kaum duafah dalam hasil pengelolan bank sampah yang dikelolanya.***(Eko Cahyono-Munir-Red)

Editor : Eko Cahyono

4 KOMENTAR

  1. Yg baik akan menuai kebaikan.. semoga semua bs mengartikanya dngn baik, jngn sampai ada dari salah satu pihak untuk punya tujuan menyulitkn program sosial. Mari kita bergandeng… Perbedaan itu sangat indah bila kita bisa menyikapi, ranah politik jngan di buat alasan untuk kita berlaku lebh maju dn mendidik anak turun kita… Salam damai.. jngan ada polemik di antara saudara.. ambil hikmahnya untuk kita berjuang demi kepentingan umum..

    • Sebelum pilihan legislatif ,bank sampah sdh di rencanakan akan di pindah. Bukan krna politik

Comments are closed.