Bojonegoro Ada 5 Desa Masuk Desa Tangguh Bencana, Termasuk Desa Piyak

0

Bojonegoro-10 hari ini warga Desa Piyak,Kecamatan Kanor,Kabupaten Bojonegoro dapat pembinaan dan pelatihan untuk para relawan bencana dalam kegiatan Desa Tangguh Bencana (Destana) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan ini sekaligus pembentukan dan pengembangan untuk para relawan bencana untuk menghadapi terjadinya bencana,pra maupun pasca bencana supaya menjadi Desa Tangguh Bencana (Destana) menghadapi segala situasi bencana yang ada di Desa Piyak.Dalam kegiatan tersebut di ikuti puluhan relawan dari unsur masyarakat Desa Piyak yang terdiri dari Linmas,RT/RW,BPD,Perangkat Desa dan para tokoh masyarakat juga turut serta Kepala Desa Piyak.

Kegiatan selama 10 hari tersebut dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Piyak dan berakhir pada,24 Juli 2019. Pembentukan maupun pengembangan dan pembinaan Destana Desa Piyak ini adalah satu-satunya Desa di wilayah Kecamatan Kanor yang mendapat gelar Desa Destana.

Ada 5 Desa yang terdiri dari 5 Kecamatan yang di bentuk dan di kembangkan yaitu,Desa Tangguh Bencana (Destana) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2019 ini,yaitu Desa Piyak,Kecamatan Kanor.Desa Kalisari,Kecamatan Baureno.Desa Tulungagung,Kecamatan Malo.Desa Kedungsumber,Kecamatan Temayang dan Desa Bobol,Kecamatan Sekar.

Penanggung Jawab Oprasional Kegiatan Pembentukan Pengembangan Desa Destana PJOK BPBD Kabupaten Bojonegoro Eko Susanto menjelaskan tentang pembentukan dan pengembangan 5 Desa yang menjadi Desa,Destana.

“Untuk membentuk Destana ini biar Desa itu memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana serta memulihkan diri segera dari dampak bencana yang merugikan”,tutur Eko Susanto.

Masih kata Eko Susanto.”Pembentukan dan pengembangan Destana ini untuk pengurangan resiko bencana di Desa yang di dalamnya ada relawan,relawan peduli bencana kita latih untuk menghadapi pra bencana (sebelum bencana Red) saat tanggap darurat maupun pasca bencana (Setelah bencana Red) untuk Desa tangguh bencana Destana”,jelasnya.
Reporter : Eko Cahyono

Baca :  Minimnya Petani Bojonegoro Ajukan Klaim Asuransi