Bojonegoro, Sesuai Pergub HET LPG 3 Kilo Rp 16 Ribu

735
0

Bojonegoro-Dinas Perdaganggan Kabupaten Bojonegoro saat giat monitoring dan pembinaan para agen dan pangkalan LPG menghimbau bahwa dalam menjualan LPG 3 subsidi Kilo gram pada pengecer maupun toko, diharapkan semua Pangkalan membuat rincian nota pembelian yang berisi harga isi ulang LPG yang sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 16.000 yang sudah ditentukan.

Sutikno Sakib, SH – Kasi Pengadaan dan Distribusi Dinas Perdagangan pada,25 Juli 2019 menerangkan saat monitoring dan pembinaan setiap agen dan pangkalan bahwa untuk tabung LPG 3 kilo seharusnya di jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) karena dari HET Rp 16 ribu tersebut sudah sesuai Pergub Jatim no.6/2015.

“jika Pangkalan yang mengirim ke Pengecer atau toko, maka ada tambahan ongkos angkat dan angkut yang sudah disepakati,sehingga tidak timbul kesan bahaw harga tabung LPG diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).Dan Perlu diketahui untuk pendistribusian LPG 3 kilo gram bersubsidi ini harus tepat sasaran, yaitu untuk kebutuhan rumah tangga miskin”,tuturnya.

Sutikno Sakib,SH menambahkan.” Bila ada LPG 3 kilo gram bersubsidi disalah digunakan atau di siyalir untuk kebutuhan pertanian/diesel penyedot air,peternakan,itu bertentangan dengan surat Gubernur Jatim no 540/9176/022.1/2018,perihal penggunaan Lequified Petroleum Gas (LPG) tepat sasaran.Bila di salah gunakan seperti itu atau tidak tepat sasaran pemakaian maka hal ini menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kelangkaan LPG 3 kilo gram”,terangnya.

Reporter : Eko Cahyono

Publisher : Eko Cahyono

Baca :  Peran PKK Baureno Dalam Menekan dan Mencegah Penyebaran Pandemi Covid-19 Melalui PHBS