Tersangka Pencurian Dengan Kekerasan di KRPH 2018A RPH Beji Desa Kedewan Berhasil di Ringkus Polres Bojonegoro

0

TRANSBOJONEGORO.COM – Pelaku pencurian dengan kekerasan, berhasil diringkus Satreskrim polres Bojonegoro. peristiwa pencurian yang terjadi pada Selasa tanggal 19 Februari 2019 sekitar Pukul 21.00 WIB di kawasan hutan petak 2018A RPH Beji Desa Kedewan Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro.

Para tersangka yang berhasil diringkus
Sat Reskrim Polres Bojonegoro diantaranya berinisial BP, laki-laki, umur sekitar 30 tahun, pekerjaan Wiraswasta, warga Desa Sidorejo Kecamatan Kenduruan Kabupaten Tuban dan SR, laki-laki, umur 53 tahun, alamat Desa Sokogrenjeng Kecamatan Kenduruan Kabupaten Tuban.
pada Rabu 24 Juli 2019 sekira pukul 10.00 wib

“Masih satu DPO (Daftar pencarian orang) yang belum kita tangkap,” ungkap Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, saat Konferensi Pers, Jum’at (26/07/2019).

Kapolres mengatakan bahwa, peristiwa itu bermula pada hari Selasa tanggal 19 Februari 2019, sekira pukul 16.00 Wib, tersangka Sdr. BP ditelepon oleh Sdr. T (DPO), bahwa tersangka BP di suruh untuk mengambil atau mencuri kayu sono di hutan Desa Kedewan Kecamagan Kedewan Kabupaten Bojonegoro.

Selanjutnya tersangka BP juga disuruh mencari kuli untuk membantu mencuri kayu sono di hutan, dapatlah SR yang kemudian diajak mencuri kayu di hutan Desa Kedewan Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro.

Sekitar pukul 18.30 Wib tersangka BP dengan SR berangkat menggunakan sepeda motor dan membawa 2 (dua) buah parang menuju hutan petak 2018A RPH Beji Desa Kedewan Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro, dan sesampainya dilokasi sudah ada T (DPO) bersama sekitar 5 orang yang diperkirakan teman dari T (DPO).

Mereka sudah membawa parang dan tali rafia dan tampar dan juga solasi warna hitam yang akan digunakan untuk mencuri kayu sono namun niat mereka berubah setelah melihat ada sebuah gubuk dan terlihat dari kejauhan di dalam gubuk tersebut terdapat 2 orang.

Baca :  Pelaku Pencuri Seekor Sapi Milik Warga Soko Diamankan Polsek Trucuk

Tersangka bersama dengan teman-temanya langsung berjalan menuju gubuk tersebut dan sesampainya di gubuk tersebut kemudian tersangka BP dengan teman temannya langsung masuk kedalam gubuk dan mengancam kepada 2 orang tersebut dengan membawa parang.

“Beberapa tersangka lainya langsung mengikat tangan dan kaki 2 orang tersebut menggunakan tali rafia agar korban tidak melakukan perlawanan, handphone milik korban dibawa kabur oleh tersangka.

Atas perbuatanya para tersangka dijerat Pasal 365 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 12 ( dua belas ) tahun,” terang Kapolres.(BM-Red)