3 Miliar Lebih, BUMDes Gedongarum Dapat Hasil Lelang Panen

380
1

Bojonegoro – Lelang hasil panen padi Musim Tanam (MT) 1 diwilayah HIPPA Desa Gedongarum,Kecamatan Kanor,Kabupaten Bojonegoro yang di kelola oleh BUMDes Jaya Tirta dilaksanakan di pendopo Balai Desa Gedongarum pada,19 September 2019.

Kegiatan lelang ini di laksanakan setiap musim panen Padi dengan sistem terbuka yang di ikuti setiap peserta yang hadir dengan menawar harga dasar yang di tetapkan oleh panitia lelang dengan cara mencatat di atas kertas yang di sediakan oleh panitia untuk menulis harga yang di tawar.

Syarat mengikuti lelang para peserta harus menyetor uang pendaftaran Rp 10 juta dimuka untuk bisa mengikuti lelang.Bila nanti peserta yang tidak dapat petak lahan lelang,uang pendaftaran di kembalikan dan apa bila peseta dapat lelang yang di ingginkan maka bila ingin ikut lelang kembali harus daftar ulang lagi Rp 10 juta.

Dalam lelang tersebut panitia melelang 11 petak lahan Padi yang terdiri di dua wilayah,yaitu di Desa Kedongarum dan Desa Temu yang di airi oleh HIPPA Jaya Tirta.Dari hasil lelang tersebut dari 11 petak hasil panen Padi musim tanam pertama pada tahun 2019 di wilayah HIPPA Jaya Tirta Desa Gedongarum mencapai hasil Rp 3.147.000.000.00 dari hasil lelang hari ini.

Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Gedongarum Sunarko,S.Pd dalam sela-sela lelang mengatakan pada awak media ini bahwa kegiatan lelang ini ada aturan baru yang harus di taati para peserta lelang,yaitu saat musim panen kemarin peserta lelang yang menang tapi secara admistrasi tidak menaati,hari ini tidak boleh ikut lelang kembali,”tuturnya

Dari hasil lelang yang dilakukan BUMDes Gedongarum setiap panen menghasilkan Miliaran Rupiah namun dari hasil Miliaran tersebut ada catatan tersendiri tentang pengelolaan BUMDes,ada salah satu warga Desa Kedongarum yang melaporkan tentang penggunaan dana Bumdes pada tahun 2018.

Baca :  Bulog | Pengadaan Gabah, Beras Harus Memenuhi Standart

Pada,20 September 2018 terhitung genap satu tahun bahwa Suherman mantan Kades Gedongarum, Kecamatan Kanor, dilaporkan oleh Sudarno salah satu warga setempat atas dugaan penyelewengan uang dana kas BUMDes pada tahun 2017 senilai ratusan juta.***(Eko-Red)

1 KOMENTAR

Comments are closed.