Dengar Isu Harga Cabai Turun, Tim Terpadu Dinas Perdagangan dan Pertanian Turun Lapangan

0

Bojonegoro-Tim terpadu yang terdiri dari Dinas Perdagangan yang diwakili oleh Kasi Pengadaan dan distribusi Sutikno Sakib bersama Dinas Pertanian yang diwakili oleh Susana dari Kasi Perlindungan Tanaman bersama-sama turun lapangan mensurvai cabai terkait adanya isu harga cabai turun di Kabupaten Bojonegoro.

Survai tersebut di lakukan di salah satu lahan milik petani cabai di Desa Sidomukti,Kecamatan Kasiman,Kabupaten Bojonegoro pada,20 September 2019.

Dari hasil survai tim terpadu di lapang bahwa harga cabai merah besar (lompong) di tingkat petani di Desa Sidomukti,Kecamatan Kasiman yang di buat sempling mencapai Rp 12.000/kg untuk petikan I (pertama).

Kemudian tim survai menentukan grade cabai besar tersebut dengan berat 1 kilo gram,perkilo di ketahui berisi 100 buah, dan dikategorikan grade C karena ada selisih harga dengan grade A (kwalitas Super).Bila grade A harga kisaran Rp 15.000, maka wajar jika pedagang membeli cabai merah besar dengan grade C dengan harga Rp 12.000/kg.Karena harga cabai merah juga ditentukan oleh kwalitasnya. Saat ini cabai merah besar dengan katagori grade A harganya Rp 15.000 dengan jumlah cabai sekitar 50-60 buah.

Selain itu turunnya harga cabe diakibatkan adanya panen raya di beberapa Daerah di Jatim,seperti Jember, Banyuwangi, Lumajang dan sekitarnya.Untuk pemasaran cabai merah besar dari Bojonegoro sebagian besar di kirim ke Jakarta (bukan lokal) maka sangat dimungkinkan supply barang di Jakarta saat ini melimpah sedangkan permintaannya juga turun,”ungkap tim Terpadu.

“Juga ada salah satu faktor penyebab turunnya harga karena permintaan Cabai merah besar (jenis lompong), karena saat ini memasuki Bulan Syuro (Muharam), di Bojonegoro sendiri nyaris tidak ada warga yang melangsungkan hajatan.Dan Disarankan agar petani cabai sendiri harus pandai-pandai mencari peluang,terutama dalam menentukan pembeli/tengkulak supaya harga normal pasaran,”imbuhnya.***(Eko Cahyono)

Baca :  Menbuat Sampah Bernilai Ekonomi