Dinas Perdagangan Gelar Koordinasi dan Pembinan Bersama IKM Maupun Toko Modern

240
0

Bojonegoro – Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro mengelar rapat koordinasi dan pembinaan pengelolan toko rentail modern dan mandiri sebagai pengembangan kerjasama kemitraan produk lokal yang di gelar di kantor Dinas Perdagangan pada,Selasa 3 Febuari 2019.

Kegiatan teesebut di laksanakan di ruang aula Dinas Perdagangan yang dipimpin oleh Sukaemi PLT Kadin Perdagangan,Moch Rudianto Dinas Ketahanan Pangan Bojonegoro,Drs.Gunardi PLT Kadin Perijinan,M.Hamid Pelu Kepala UPT Perlindungan Konsumen Jawa Timur.Serta tamu undangan dari IKM Bojonegoro dan berbagai pengusaha toko rental modern maupun mandiri juga para pemilik modal.

Rapat koordinasi dan pembinaan ini membahas tentang perizinan maupun tentang legalitas prodak yang harus di taati oleh para pelaku usaha untuk mencapai standar produk mulai dari perizinan sampai komposisi makanan sampai kemasan.Dalam kegiatan ini juga di hadiri oleh Indomart,Alfamart dan SRC untuk menyeleksi produk lokal yang di hasilkan IKM Bojonegoro untuk masuk ditoko modern dengan cara prodak tersebut di hasilkan sesuai aturan Dinas Perdagangan dan Perindustrian maupun perizinan.

Dari acara hasil koordinasi dan pembinaan tersebut pihak SRC menerima dengan tangan kedua artinya walcom untuk produk lokal Bojonegoro masuk ke toko kemitraan SRC.

Munif dari pihak SRC menuturkan bahwa untuk bergabung kemitraan toko SRC tidak susah nanya produk harus sesuai ketentuan Dinas Perdagangan dan Perijinan”,tuturnya.

Bahwa kegiatan ini menjelaskan tentang prodak kerjasama dan kemitraan untuk menjual produk yang legal dan tidak menyalahi aturan,antara lain prodak harus di camtumkan nama jenis prodak yang di jual dan harus di camtumkan komposisi maupun izin BPOM nya dalam prodak,” Tutur M.Hamid Pelu UPT Perlindungan Kosumen.

Sukemi Kadin Perdagangaan bahwa maksut dan tujuan diselengaranya ini untuk meningkatkan kuwalitas program dan perizinanya harus di lengkapi.Prodak kalian tingkatkan supaya terkenal.Untuk meningkatkan kuwalitas prodak harus koordinasi dan selalu ada pembinaan contohnya seperti seperti ini kita mempertemukan pelaku usaha dan IKM selaku produksi supa ada titik temu seperti apq regulasi maupun ketentuan dari toko modern untuk bisa menerima prodak lokal di Bojonegoro,”tuturnya.

Baca :  Dinas Perdagangan Bojonegoro Gelar Basar Murah di TMMD 105

Senada PLT Dinas Perijinan Gunardi mengatakan bahwa pihak perijinan akan mempermudah soal ijin untuk para pelaku IKM namun harus ada proses sesuai prosedur yang dilalui seperti memiliki TDP mapun lainya,”

Terkait bahwa dari jumlah 52 toko modern hanya dua yang mengantongi ijin di wilayah Kabupaten Bojonegoro,pihak Dinas Perijinan akan memberikan secepatnya surat peringatan pada pihak yang bersangkutan yaitu surat peringatan pertama sampai surat peringatan ke 3 bila mana tidak di indahkan,dan tiap-tiap surat akan dilayangkan pertuju hari sampai surat ke 3.Bila dari 50 Toko Modern belum juga mengurus perijinan akan ada konsekuwensi sangsi yang harus di tanggung pemilik yaitu penutupan usahanya,”pungkasnya.***(Eko Cahyono)