Hari Pertama di Kanor Sukses Diserbu Pembeli, Pasar Murah Dinas Perdagangan Dari 10 Jadwal

0

Bojonegoro-Salah satu bentuk inovasi, yaitu sebuah terobosan yang dilakukan Dinas Perdagangan Kababupaten Bojonegoro dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-342, yakni menggelar pasar murah di 10 Kecamatan dengan menggandeng pihak ketiga sebagai mitra kerja,yaitu dari Bulog Sub Divre V Bojonegoro, PT.Pertamina Domestic Gas Region V Surabaya dengan Agen LPG di Bojonegoro yang tergabung dalam HISWANA MIGAS (Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas bumi), PT.Inti Niaga Pranasari (Wings), dan Paguyuban Toko Retail Modern dibawah binaan SAMPOERNA dalam wadah komunitas SRC (Sampoerna Retail Comunity) serta dari pelaku usaha IKM dan UMKM Bojonegoro.

Hari pertama pasar murah dari Dinas Perdagangan ini dari 10 jadwal yang di agendakan di hari jadi Bojonegoro di mulai dari Kecamatan Kanor pada,8 Oktober 2019 yang digelar dipendopo Kecamatan Kanor dan di jadwalkan akan terus berlanjut sampai tanggal 31 Oktober 2019 ke Kecamatan Kepohbaru,Sumberrejo,Tambakrejo,Ngasem,Gayam,Porwosari,Temayang,Ngabon dan yang terakhir di Kecamatan Kasiman.

Kegiatan tersebut bertujuan, ikut membantu keterjangkauan masyarakat khususnya yang berpenghasilan rendah,agar mereka tetap mampu memenuhi kebutuahan sehari-hari dalam daya beli kebutuhan pokok.

Adapun komoditi/barang yang dijual berupa isi ulang tabung LPG 3 kilo gram dengan setara harga di tingkat Agen Rp 15 ribu.Kemudian beras, gula, tepung, minyak dengan harga dibawah pasaran. Kemudian beberapa paket kebutuhan rumah tangga, paket murah (10 ribu, 15 ribu dan 20 ribu) serta beberapa produk lainnya berupa makanan dan minuman yang di suplay dari Wings.

Dalam pasar murah ini juga penjualan produk-produk dari IKM dan UMKM dari tiap-tiap Kecamatan yang di tempati yang tergabung dalam APMMIK (Asosiasi Produsen Makanan Minuman dan Industri Kreatif).

Dari pantauan awak media ini harga kebutuhan pokok yang di jual dengan sistem paketan maupun eceran tersebut selisih lebih murah dari harga pasaran kisaran Rp 500 sampai Rp 5000.LPG 3 kilo gram Rp 15.000,gula pasir di pasaran harganya Rp 11500-Rp 12000 di sini di jual Rp 10.000 perkilo,minyak goreng 1 kilo gram dari harga Rp 12000 dipasaran dijual Rp 10.000 dan tepung terigu terigukita di pasar Rp 8500 di jual dengan harga Rp 8000,dan masih banyak jenis kebutuhan pokok,seperti mie instan,es cream,susu,kopi,beras dan lainya dengan mencapai ribuan produk kebutuhan pokok juga ada kerajiana tangan seperti pot maupun bunga serta minuman lokal yang di pasarkan IKM dan UKM lokal yang dijual di pasar murah tersebut,dan ludes terjual dalam waktu 3 jam.

Baca :  Pembkab Bojonegoro Gandeng 30 Investor Dalam Bojonegoro Investment Day

Sutikno Sakib Kasi Pengadaan dan Distribusi Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro mengatakan bahwa gelar Pasar Murah ini kami rencanakan di 10 titik Kecamatan (sesuai jadwal) dengan beberapa pertimbangan.

1.Secara umum tingkat perekonomian masyarakatnya masih tergolong rendah, dan mereka sangat membutuhkan barang-barang kebutuhan rumah tangga yang bisa dijangkau.

2.Sebagai salah satu upaya untuk menstabilkan harga di wilayah setempat.

3.Merupakan bentuk kerjasama antara Dinas Perdagangan dengan pihak ketiga yang selama ini sebagai mitra kerja untuk peduli terhadap masyarakat menengah kebawah.

“Kedepan,kami akan terus lakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan pihak-pihak terkait,yaitu mitra kerja selaku penyuplai barang dan pihak-pihak Kecamatan, agar program ini bisa di agendakan setiap tahun.”

“Kami juga akan lakukan evaluasi pelaksanaan di setiap lokasi, dan apabila program Pasar Murah ini dapat berjalan maksimal sesuai harapan semua pihak, maka program ini akan kami gelar lagi pada event-event berikutnya, semisal menjelang peringatan Hari Besar Keagamaan, menjelang Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru atau disaat harga kebutuhan sedang naik,”pungkas Sutikno Sakib.***(Eko Cahyono)