Ratusan Massa Bojonegoro Cinta Damai, Lakukan Aksi Tolak Kerusuhan

0

TRANSBOJONEGORO.COM – Bertempat di Alun – Alun Bojonegoro Kelompok masyarakat Bojonegoro yang menamakan diri Masyarakat Bojonegoro cinta damai mengekar kegiatan aksi Damai yang bertemakan “Bojonegoro Merajut Kebersamaan Di Jawa Timur Yang Aman Untuk Indonesia Damai” dan diikuti masyarakat yang saat itu melaksanakan CFD (Car Free Day) minggu pagi (13/10/19).

Dengan membawa poster panjang bertuliskan Indonesia Damai, Tolak Kerusuham, Bojonegoro For Indonesia, Kelompok Masyarakat ini berjalan sambil menyuarakan Ungkapan perdamaian dan diikuti warga yang hadir.

Baca :  Sebagai Tanda, 2 Pohon Pisang Tumbuh di Jalan Poros Medalem Kanor
Baca :  H-5 Tahapan Perades di Kecamatan Kepohbaru Terus Berjalan Diduga Pihak Ke3 Dirahasiakan
Baca :  Kegagalan Konstruksi Pada Struktur Beton

Penyelenggara Kegiatan, Sasmito selaku koordinator aksi dari Masyarakat Bojonegoro Cinta Damai mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengajak segenap lapisan masyarakat guna terus menyuarakan perdamaian dilingkungan masing masing, dan menolak segala bentuk kerusuhan yang ada diwilayah masing masing.

“Dengan aksi ini kami berharap masyarakat yang datang nanti juga mampu untuk melanjutkan seruan dan ajakan kepada masyarakat yang lain guna terus menerus menciptakan kondisi damai untuk keamanan dan juga ketentraman lingkungan masyarakat,” papar Sasmito.

Dikatakan juga dengan kondisi masyarakat yang damai, tentu untuk melakukan segala hal tindakan pasti juga mudah, seperti halnya bekerja, beraktifitas atau melakukan kegiatan lainnya ketika suasana masyarakat damai.

Baca :  Subbag Humas Polres Bojonegoro Latihkan Cyber Troops Awasi Media Sosial dan Berita Hoax
Baca :  Pasca Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Polres Bojonegoro Tingkatkan Penjagaan
Baca :  Hampir 100 Formulir Pendaftaran Pengisian Perangkat Desa di Desa Nglarangan Sudah Dikeluarkan Panitia

Karena menurut sasmito, bahwa setiap kerusuhan pasti akan berdampak pada keadaan lingkungan yang kurang baik, sehingga dengan menyerukan perdamaian harus terus dilakukan mulai dari tingkat bawah hingga satu masyarakat Negara. “Ketika tidak ada lagi kerusuhan, maka masyarakat dapat mudah untuk melakukan kegiatan apapun guna menunjang tingkat perekonomian,” Tambah Pria yang juga Sekretaris Bojonegoro Kampung Pesilat Ini.

Menolak segala bentuk kerusuhan, harus dilakukan sejak dini mulai berawal dari lingkungan masyarakat, seperti mengawasi adanya tanda tanda suatu gerakan yang dapat mengakibatkan dampak perpecahan, perselisihan dan juga gesekan antar masyarakat

Karena jika masyarakat berani bertindak untuk berbuat yang mengarah ke suatu perdamaian maka negara akan tentran, nyaman, dan perputaran roda perekonomian menjadi lebih baik, dan semua program pemerintah bisa berjalan dengan baik pula untuk kepentingan masyarakat.

Baca :  Seribu Kembang Api Warnai Open Ceremony Malam Apresiasi Seni dan Budaya Saka Bhayangkara
Baca :  Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Masker Gratis Untuk Pengguna Jalan

“Maka itu kami mengharap kepada semua masyarakat bersama kita tolak segala bentuk kerusuhan, isu yang dapat memecah belah masyarakat Indonesia, serta menguatkan rasa persatuan dan kesatuan untuk Indonesia Damai,” Pungkas Sasmito.(BM-Red).