Ruas Jalan Nasional Lamongan hingga Pucuk Rawan Macet

Ruas Jalan Nasional Lamongan hingga Pucuk Rawan Macet

TRANSBOJONEGORO.COM – Lamongan, Kemacetan arus Lalulintas, hampir setiap hari dialami para pengguna jalan yang melaju dari arah Surabaya. ke babat, Pasalnya perbaikan jalan diruas tersebut menjadi penyebab terganggunya arus lalulintas.

Kemacetan ini diperkirakan akan berlangsung cukup lama, hingga proyek selesai, Dan selama itu pula kemacetan arus Lalin tidak dapat dihindarkan.

Baca :  Hak Jawab Terkait "Diduga Prona Di Desa Drokilo Pungut Biaya 700 ribu hingga Satu Juta Lima Ratus Ribu
Baca :  Asal - asalan, Penutup Ugater Ambrol & Berlobang, Hambat Akses Jalan Warga Karangdayu
Baca :  Bupati LSM LIRA Siap Laporkan Penimbunan Beras BPNT

Telusur wartawan, Adanya perbaikan jalan nasional ruas babat lamongan, kepadatan arus Lalin terjadi cukup panjang setiap harinya. Arus Lalulintas padat merayap, yang paling parah arus surabaya – Babat, minggu (13/10/2019).

Kemancetan yang kerap terjadi ketika memasuki wilayah pertigaan Sukodadi, hingga pucuk.

Para pengendara lainnya, termasuk angkutan umum juga mengalami hal serupa. tak jarang pengguna jalan memilih jalan alternatif, seperti jalur Made – Sugio – Babat, meskipun jalurnya lebih jauh, namun untuk menghindari supaya tidak terjebak macet.

Baca :  Tak Serap Tenaga Kerja Sekitar, PT BJS Di Protes Warga
Baca :  Antisipasi Gagal Panen, Paguyuban Kasun Usulkan Embung Mbarong Di Fungsikan Lagi
Baca :  Akhirnya Polres Bojonegoro Lakukan Penyelidikan Kasus Kades Glagahwangi Sugihwaras

Kemacetan yang hampir setiap hari terjadi di ruas Sukodadi – Pucuk, diduga kurangnya kerjasama BBPJN VIII (PPK (Tuban – Babat Lamongan Gresik ) dengan pihak terkait.

Pantauan wartawan untuk mengantisipasi kemacetan dan kelancaran selama perbaikan jalan dan untuk mengantisipasi timbulnya gangguan lalu-lintas di jalur tersebut, hingga saat ini belum ada rekayasa jalur, atau memberlakukan pengilahan arus lalu-lintas, khususnya di sepanjang ruas yang terkenan proyek perbaikan jalan. (BM/Red).

COMMENTS

Tentang Kami | Kontak Kami | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | UU Pers | Disclaimer