Desa Kabalan Dapat Penyuluhan PTSL dari Tim 2

0

Bojonegoro-Ratusan masyarakat Kabalan mengikuti penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap ( PTSL) pada anggaran 2020 di Desa Kabalan,Kecamatan Kanor,Kabupaten Bojonegoro yang di laksanakan di Pendopo Balai Desa setempat pada,Rabu 15 Januari 2020.

Dalam penyuluhan ini di hadiri oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro yang tergabung bersama tim 2 yaitu,BPMD Kabupaten Bojonegoro,Kejaksaan Negeri Bojonegoro,Polres Bojonegoro,Kodim 0813 Bojonegoro beserta Forpimka Kanor,Camat Kanor,Ketua KUA Kanor,Kapolsek Kanor,Koramil Kanor dan Satpol PP Kanor.

Selain itu,juga di hadiri oleh panitia PTSL dan Pemohon sertifikat serta Kepala Desa Kabalan dan perangkat Desa,BPD,RT/RW,Wali amanah dan tokoh masyarakat setempat.

Kepala Desa Kabalan Much.Selamet,saat sambutan mengungakapkan. “Tentang aturan-aturan akan di sampaikan oleh Tim penyuluh dan para pemohon mohon mendengarkan,sekiranya kurang paham boleh di pertanyakan langsung pada narasumber.Dan Pemdes Kabalan dalam program PTSL ini sudah membentuk Pokmas (Kelompok Masyarakat) yaitu,panitia PTSL.Lancar dan tidaknya program PTSL ini tergantung jenengan para pemohon dan panitia.”tuturnya.

Selain Kepala Desa,Camat Kanor Moh.Mahfud juga ikut berpesan dalam sambutanya. “Mari mengikuti dan mendengarkan apa yang di sampaikan oleh tim ini supaya tidak muncul permasalahan.Bapak dan ibu mohon di sampaikan pada yang lain hasil dari penyuluhan ini supaya sama informasi yang di dapat tentang PTSL antara yang datang dan yang tidak.Dan untuk yang belum mendaftar silahkan mendaftar karena masih ada kesempatan,”tutur Moh Mafud.

Dikesempatan yang sama dari BPN Bojonegoro yang tergabung dalam tim 2 di sosialisasi PTSL di Desa Kabalan yaitu Suharto menyampaikan dalam penyuluhan bahwa dalam program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL), ada 3 Kluster dalam PTSL dan intruksi Persiden.

Bahwa kegiatan PTSL sesuai dengan Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2018, Presiden RI menginstruksikan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional untuk menyelenggarakan kegiatan pendaftaran tanah secara sistematis lengkap dengan keluaran (output) 3 (tiga) kriteria yaitu (a) Kluster 1 (satu) yaitu bidang tanah yang memenuhi syarat untuk diterbitkan sertifikat; (b) Kluster 2 (dua) yaitu bidang tanah yang hanya dicatat di dalam buku tanah karena belum memenuhi syarat untuk diterbitkan sertifikat yang disebabkan karena bidang tanah tersebut dalam keadaan sengketa atau beperkara di pengadilan; (c) Kluster 3 (tiga) yaitu bidang tanah yang hanya didaftarkan dalam daftar tanah karena belum memenuhi syarat untuk diterbitkan sertifikat yang disebabkan subyek atau obyeknya tidak memenuhi syarat untuk diberikan hak atas tanah pada kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau tidak diketahui keberadaannya.tuturnya.***(Eko-Red)

Baca :  Sedekah Bumi Dusun Kelampok Cengkir Meriah