Parahnya Ruas Balen – Lengkong Hingga Kedungdowo Saat Musim Hujan

0

TRANSBOJONEGORO.COM – Buruknya konstruksi jalan menjadi salah satu penyebab terjadinya kerusakan parah pada ruas-ruas jalan. Kondisi jalan yang rusak tentu membuat pengguna jalan menjadi tidak nyaman. Bahkan kerusakan jalan bisa menimbulkan kecelakaan. Keadaan semakin memburuk saat musim penghujan tiba.

Seperti yang terjadi di jalan poros desa Balen yang menghubungkan desa Lengkong Desa Kedungdowo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur kondisinya saat ini rusak parah, pasalnya jalan poros yang semula sudah paving, akibat muatan kendaraan yang over load, jalan mulai bergelombang hingga berlobang.

Baca :  Pekerjaan Bronjong Di Ruas Sumberrejo Kedungadem Diduga Proyek Siluman
Baca :  Maraknya Peredaran Rokok Ilegal Di Sampang, Ketua LSM GMBI Distrik Sampang, Angkat Bicara
Baca :  Asal - asalan, Penutup Ugater Ambrol & Berlobang, Hambat Akses Jalan Warga Karangdayu

Karena tingkat kerusakan di ruas Balen – Lengkong sudah cukup parah, maka untuk melakukan perbaikan paving yang sebelumnya sudah terpasang harus di bongkar.

Namun pasca pembongkaran paving tersebut menuai keluhan warga yang melintasi ruas tersebut.

“Sebelum di bongkar jalanya bergelombang mas, parahnya saat ini musim penghujan, karena pavingnya diambil, dan belum di pasang lagi.”Keluh warga yang enggan disebutkan namanya”.9/1/2020.

Baca :  FKMB Laporkan Desa Suwaloh dan Gondang Ke Polres Bojonegoro
Baca :  Pengalaman Mark'Up Oknum Kasun, Monopoli Semua Pekerjaan Infrastruktur
Baca :  Tak Serap Tenaga Kerja Sekitar, PT BJS Di Protes Warga

Dari sumber yang diperoleh transbojonegiro.com, pembongkaran Paving jalan poros tersebut diduga sengaja dilakukan oleh beberapa orang warga desa lengkong, untuk dilakukan perbaikan dengan cara diuruk pedel,
untuk menutup jalan yang berlobang dan bergelombang.

Setelah di lakukan pengurukan jalan bukanya paving di pasang kembali, malah sebagian hilang, kabar yang diperoleh transbojonegoro.com paving bekas pembongkaran jalan di alih fungsikan ke jalan lingkungan,

Paving bekas jalan poros desa balen – lengkong diduga untuk perawatan jalan lingkungan Rt 8,9, serta untuk pembuatan taman disepanjang jalan lingkungan Rt 4, Desa Lengkong Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro”Ungkap Salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya.9/1/2020.

Baca :  Warga Desa Wotan, Tolak Pelaksanaan PAW Pilkades
Baca :  Diduga Salahi Aturan, Raskin Ngujung 2015 - 2017, Akan Dilaporkan
Baca :  Diduga Kontruksi Gagal, Jalan Rigid Beton Babat - Lamongan Sepanjang 8,8 Km

Terpisah Aris Kusliyanto Kepala desa lengkong saat ditemui transbojonegoro.com mengatakan memang warga menghendaki jalan di ruas balen lengkong untuk dibongkar karena kondisi jalan yang sudah rusak parah,

“Untuk melakukan perbaikan jalan paving tentunya harus dilakukan pembongkaran paving setelah itu baru diuruk dengan batu pedel diarea jalan yang berlobang”Tuturnya.10/1/2020.

“Kerusakan jalan paving poros balen – Lengkong – Kedungdowo, di akibatkan muatan kendaraan yang over load, pada saat panen, sehingga setiap kali di perbaiki jalan kembali rusak,”Terang Aris

Selain itu jalan poros yang semula menjadi tangguh jawab desa sejak tahun lalu, sudah ada peralihan dari jalan desa menjadi jalan PU, sehingga untuk renovasi jalan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan umum Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Aris Pada Tahun 2020 ini diperkirakan Jalan poros desa balen lengkong – Kedungdowo Akan di renovasi pemerintah daerah dengan kontruksi Rigid beton dengan panjang sekitar 500 M, hal tersebut disampikan Bupati Anna muawanah saat sambang desa.”Pungkasnya.(Red)