Tahap Sosialisasi PTSL di 9 Desa Dihari Terakhir di Kecamatan Kepohbaru di Desa Ngranggonanyar

0

Foto bersma Panitia dan Narasumber
Bojonegoro-Hari terakhir dari jadwal penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di Kecamatan Kepohbaru dari 9 Desa yang mendapat program tersebut pada tahun anggaran 2020,yaitu Desa Ngranggonanyar,Kecamatan Kepohbaru,Kabupaten Bojonegoro di pendopo balai Desa setempat pada,Kamis 16/01/2020.

Kegiatan penyuluhan PTSL tersebut di hadiri oleh tim 3 dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro,BPMD Bojonegoro,Kabag Hukum Pemkab Bojonegoro,Kejaksaan Negeri Bojonegoro,Polres Bojonegoro,Kodim 0813 Bojonegoro,Forpimka Kepohbaru serta Kepala Desa Ngaranggonayar dan Perangkat Desa serta BPD,RT/RW,Wali Amanah,tokoh masyarakat dan para pemohon serta Panitia PTSL Desa Ngranggonayar.

Dalam penyuluhan Kepala Desa M.Heriadi,SE dalam sambutanya menyampaikan. “Monggo (Silahkan red) tanyakan para narasumber untuk para pemohon yang belum paham,dan yang belum mendaftar silahkan mendaftar karena belum tentu ada seperti ini 1 sampai 5 tahun lagi.Saat ini baru 575 pemohon masih ada kesempatan untuk mendatar,silahkan mendaftar nanti akan tahu pentingnya tanah bersertifikat.Kami ucapakan terimakasih pada pemerintah yang sudah memberikan program yang membantu masyarakat dalam penyertifikat tanah di Desa Ngranggonanyar.”tutur Kades.

Dikesempatan yang sama dari pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro yang tergabung dalam tim 5 penyuluhan yaitu, Arif Eko Nugroho menyapaikan bahwa Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) adalah pendaftaran tanah pertama kali yang di laksanakan oleh pemerintah pusat.Dan di Bojonegoro BPN Bojonegoro menetapkan 85 Desa penerima program tersebut di tahun 2020.

“PTSL itu mencakup di semua bidang tanah termasuk Desa Ngranggonayar ini.Dan semua masyarakat untuk mendukung program ini.Saya jelaskan lagi obyek-obyek yang dapat di ajukan tanah yang belum pernah bersertifikat.” tutur Arif Eko Nugroho.

Selain pemaparan tentang penyuluhan PTSL pihak BPN juga berpesan tentang pemasangan tapal batas tanah.”Pemasangan tapal batas tanah harus sesuai kesepakatan dan di lakukan bersama-sama karena intinya harus selalu rukun semua dan semua harus peran aktif dan mendukung supaya berjalan lancar.” pesanya.**

Baca :  Desa Baureno di Festival Hadrah Menampilkan Prodak Unggulan Bonsai Pohon Stigi