Dinas Perdagangan Bojonegoro, LPG 3 Kilo Harus Dijual Sesuai HET

Reporter:Eko Cahyono

Publisher:Eko Cahyono

Transbojonegoro-Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro melaksanakan rapat koordinasi penyaluran LPG (Liquefied Petroleum Gas) Tabung 3 kilo gram dan penyampaian usulan kuota 2020 pada kegiatan tertib niaga digelar di Aula kantor Dinas Perdagangan pada,Kamis 27/2/2020.

Kegiatan rapat ini di ikuti oleh 17 peserta undangan yang terdiri dari Agen LPG dan pangkalan LPG serta 8 undangan dari pengusaha SPBE bersama Dinas terkaitan,bagian ESDA,bagian perekonomian,UPT Perlindungan Konsumen Jawa Timur,Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bojonegoro.

Sukaemi selaku Plt Dinas Perdagangan saat rapat koordinasi menyampaikan bahwa jangan beri peluang untuk menaikan harga siapa pun itu.Dan koordinasi lah di semua pihak supaya barang tidak langka.Bila ada agen yang kurang sehat cepat-cepat di sengol untuk mengingatkan karena bila harga naik bisa mengakibatkan inflansi menyebabkan masyarakat susah.

“Ciptakan harmonisasi sesama Agen maupun Pangkalan.Jual lah sesuai harga yang ada menurut HET,”tutur Drs.Sukaemi,M.Si

Ditempat yang sama UPT Perlindungan Konsumen Hamid Pelu juga menyampaikan. “Konsumen memiliki hak dan kuwajiban makan menjual produk harus sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),dan jangan coba-coba menjual barang di luar ketentuan harga yang sudah ditentukan,”pesanya.

Selain itu,Sutikno Sakib,SH selaku Kasi pengadaan dan distibusi Dinas Perdagangan Bojonegoro juga senada.”Seharusnya teman-teman Pangkalan memasang papan informasi HET supaya setiap pembeli membaca itu,jangan di sembunyikan papanya.Dan Kami juga sering melakukan Sidak untuk melihat harga sesuai HET atau tidak untuk mengontrol harga sesuai HET dipasaran,”tuturnya.

“Kita sengaja mengumpulkan seperti ini supaya ada kesinambungan sesama pangkalan dan angen,bila ada persoalan kita selesaikan bersama-sama,”pesan Sutikno Sakib,SH.

Baca :  Hari KE-8 TMMD, Rehab 25 RTLH Capai 80%

Direkomendasikan untukmu