Pembangunan Jalan Th 2020, Akan Terorientasi di Kecamatan Kepohbaru, Kanor, Baureno.

0

TRANSBOJONEGORO.COM – Pembangunan jalan Rigid beton sepanjang 126 Km, di ruas kecamatan kabupaten Bojonegoro pada 2019 lalu masih menyisakan 2 Km, tepatnya di ruas Pohwates – Kedungadem, yang saat ini masih mangkrak pasalnya, rekanan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai schedule, sehingga harus di putus kontrak dan di black list oleh pemkab Bojonegoro.

Baca :  Hotel GDK Masih Punya Utang 1,3 Miliar
Baca :  Update Waduk Gajah Mungkur

Hal itu dusampaikan bupati Bojonegoro Anna Muawanah, dalam acara Sambang Desa di Desa Pohwates, Kecamatan Kepohbaru, Jumat (7/2/2020).

Anna Muawanah mengatakan rencananya pekerjaan rigid beton diruas tersebut akan diselesaikankan pada tahun 2020 ini.

“Sabar ya, Insya Allah sebelum lebaran 2020 nanti sudah kembali dikerjakan,” kata bupati Bojonegoro, Anna Muawanah.

Baca :  Perubahan APBD Bojonegoro Ahirnya Di Setujui DPRD
Baca :  813 Tenaga Honorer K2,Di Lingkup Pemkab Bojonegoro Terima SK PNS

Menurutnya, terhentinya pekerjaan jalan rigid beton diruas pohwates kedungadem itu, pihak penyedia jasa tidak bisa menyelesaikan sesuai schedule, sehingga harus di putus kontrak dan di black list.

“Setelah melalui audit inspektorat, di akhir januari 2020 kemarin, baru akan dilakukan perencanaan dan ditender ulang,” ungkap bupati bojonegoro”.

Baca :  Hari Ini Ada Gerbong Mutasi, Bupati Bojonegoro Melantik 32 Pejabat
Baca :  PU Bina Marga Targetkan 126,63 Kilometer Jalan Di Bojonegoro Akan Rampung Pada Akhir 2019

Terpisah Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Nur Sujito mengatakan, bahwa di tahun 2020 ini pembangunan infrastruktur jalan akan terorientasi di Kecamatan Kepohbaru, Kanor, Dan Baureno.

“Sedangkan drainese sebanyak 17 paket senilai Rp 4,6 milyar, TPT 10 paket senilai Rp 2,8 milyar dan 4 paket jembatan,” Terangnya.(Red)