Bersama 2 Puskesmas, Forpimcam Baureno Sosialisasikan Pencegahan Virus Corona

248
0

Reporter:Eko Cahyono

Publisher: Eko Cahyono

Transbojonegoro.com – Kecamatan Baureno,Kabupaten Bojonegoro mengelar sosialisasi pencegahan dan penanganan virus Corona (Covid 19) pada seluruh Kepala Desa se_Kecamatan Baureno beserta Perangkat Desa,pendamping Desa,tokoh masyarakat di Pendopo Kecamatan pada,Senin 16/3/2020.

Sosialisasi tersebut di hadiri oleh Forpimcam Baureno,Polsek Baureno,Koramil Baureno dan Kepala Puskesmas Baureno serta Kepala Puskesmas Gunungsari.

Kegiatan ini melanjutkan instruksi dari Bupati untuk menyampaikan tentang pencegahan dan penanganan virus Corona (Covid 19) ke masyarakat dan sosialisasi dari Kecamatan ini untuk di teruskan ke Pemerintah Desa masing-masing untuk di sampaikan ke masyarakat.

Pemateri untuk pengetahuan dan upaya pencegahan dalam mengantisipasi virus Corona (Covid 19) di Kecamatan Baureno ini yang di sampaikan oleh kepala Puskesmas Baureno dr.Eni dan Kepala Puskesmas Gunungsari dr.Luluk,mulai dari tentang ciri-ciri virus Corona dan cara penanggulanganya.

Dalam sosialisasi dr.Luluk juga menyampaikan cara mencegah datangnya virus. “Kita harus menjaga pola hidup sehat dan jangan merasa kuat,selalu jaga kesehatan dan selalu cuci tangan.Untuk mencuci tangan harus dengan menggandung alkohol dan tetap menerapkan 6 langkah cuci tangan.Selain itu gunakan masker bila dibutuhkan tapi pada intinya,kuncinya adalah kekebalan tubuh kita harus di jaga karena virus Corona ini bisa sembuh dengan sendirinya,”tuturnya.

“Bila masyarakat ada yang merasa sakit dengan gejal sesak dan batuk disertai flu segera priksa di Puskesmas terdekat karena di Pukesmas akan di periksa lebih lanjut.Untuk masyarakat jangan panik,yang penting selalu cuci tangan dan selalu jaga kesehatan.Bila tidak ada perihal yang penting jangan berkumpul-kumpul untuk mengantisipasi virus,”imbunya.

Di pemaparan dari pertanyaa peserta dalam sosialisasi yang di sampaikan menjawab bahwa untuk menjaga kekebalan tubuh juga bisa mengunakan minuman rempah-rempah atau tanaman Toga.Masyarakat bisa memilih sendiri minuman rempah-rempahnya atau tanaman Toga tapi di kontrol cara pembuatanya dan minumnya namun itu hanya sebatas untuk pencegahan,”pungkas dr.Luluk.

Baca :  Pembangunan Sejuta jamban TMMD Ke 95 Kodim 0813 Bojonegoro