Diduga Pungut 700 ribu, Pemohon PTSL Geruduk Panitia

0

TRANSBOJONEGORO.COM – Ratusan warga yang merupakan para pemohon pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL), desa Kedungrejo kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro mendatangi kantor desa setempat, pasalnya warga para pemohon PTSL 2019 itu kecewa karena dianggap biaya pada PTSL didesanya terlalu tinggi.

Sehingga ratusan para pemohon PTSL tersebut mempertanyakan penggunaan biaya PTSL, yang dipungut dari para pemohon, meski sudah setahun hingga saat ini penyerahan sertifikat pada warga juga belum tuntas.

Baca :  46 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Bojonegoro, di Mutasi
Baca :  Sosialisasi Pemutakhiran Data IDM Berbasis SDGs di Desa tlogoagung Kecamatan baureno
Baca :  Dua motor Baku Hantam Satu Pengendara Meninggal Di Tempat

Salah satu pemohon yang berhasil ditemui transbojonegoro mengatakan para pemohon PTSL hadir disini hanya ingin klarifikasi terkait anggaran yang di bebankan pada para pemohon sebesar 700 ribu tanpa melalui musyawarah dengan para pemohon.”Tuturnya 2/3/2020.

Menurutnya para pemohon hanya ingin tahu saja kegunaan anggaran tambahan untuk biaya pengurusan PTSL, namun sangat disayangkan, panitia tidak berani hadir untuk klarifikasi, padahal sebelumnya panitia PTSL sudah di undangan resmi dari oleh BPD” Katanya.

Baca :  Cabuli Anak Dibawah Umur Pria Asal Dander Ini Di Ringkus Polres Bojonegoro
Baca :  Ratusan Warga Ikuti Pelaksanaan Penyuluhan PTSL
Baca :  Berebut Kursi Kades, Pasutri Ditetapkan Sebagai Calon

“Selain Panitia PTSL, BPD juga mengundang Kepala Desa namun bersangkutan juga tidak hadir untuk menemui para pemohon” tambahnya.

Ketidak hadiran Panitia PTSL juga Kepala desa, mebulatkan tekad para pemohon untuk meneruskan masalah ini ke ranah hukum.” pungkasnya.(Red).