Masyarakat Piyak Beserta Pemdes dan Kasi Trantib Beserta 3 Pilar, Tutup Jalan Tambang Pasir

0

Reporter:Eko Cahyono

Publisher :Eko Cahyono

Transbojonegoro.com-Banyaknya laporan dari masyarakat yang masuk di Pemerintah Desa Piyak tentang kekuwatiran terjadinya tanggul yang berada di Desa Piyak tersebut longsor karena letak tanggul berada di bibir sungai dan dekat dengan lokasi tambang pasir di Desa Piyak,Kecamatan Kanor,Kabupaten Bojonegoro.Pemerintah Desa Piyak memutus kontrak jalan yang di lalui para truck pengangkut pasir yang berada di Dusun Anting-anting tersebut antara Pemerintah Desa dan Pengusaha.

Pemutusan kontrak tersebut sudah melalui musyawarah antara Masyarakat,Pemerintah Desa,Babinsa,Bhabinkamtibmas,Kasi Trantib dan para pengusaha.Musyawarah tersebut menghasilkan kesepakatan kedua belah pihak,yaitu pemutusan kontrak jalan sudah tidak di perpanjang lagi oleh Pemerintah Desa Piyak.Masing-masing pengusaha menyepakati hal tersebut pada bulan November 2019 tahun lalu dengan syarat mulai di tutup akses jalan tersebut di bulan Maret 2020.

Foto RT/RW/BPD,Kepala Desa,Perangkat Desa,Babinsa,Bhabinkamtibmas,Kasi Trantib Kecamatan Kanor saat menghadiri penutupan jalan.

Atas kesepakatan dan pendekatan dari hasil musyawarah semua unsur di Desa dan pengusaha tambanng pasir waktu itu.Hari ini,Senin 2 Maret 2020 Pemerintah Desa Piyak telah memasang pipa besi di tengah jalan akses menuju tambang pasir untuk ditutupnya jalan tersebut dengan di saksikan oleh Bhabinkamtibmas,Babinsa,Kasi Trantib Kecamatan Kanor,Kepala Desa Piyak beserta perangkat Desa,RT,RW,BPD,Wali Amanah dan tokoh masyarakat setempat.

Kepala Desa Piyak Moh.Abdul Aziz,A.Md saat di lokasi menuturkan. “Penutupan akses jalan menuju tambang pasir ini atas permintaan masyarakat.Karena apa,masyarakat banyak yang mengadu ke Pemerintahan Desa atas kekuwatiran terjadinya longsor pada tanggul Sungai di Desa Piyak maka Pemerintah Desa tidak memperpanjang lagi kontrak jalan yang di lalui para truck pengangkut hasil tambang pasir.Ini murni permintaan masyarakat,”tutur Kades.

Diwaktu yang sama Kasi Trantib Kecamatan Kanor Teguh Hariyono,SH juga menyampaikan. “Sebelum ditutup hari ini pada saat itu sudah ada kesepakatan Penambang pasir bahwa mereka siap,waktu itu dihadiri oleh Bhabinkamtibmas,Babinsa dan Satpol PP di Balai Desa Piyak.Dan masing-masing penambang sudah membuat pernyataan menghentikan penambangan di Desa Piyak,”tutur.

Baca :  Siapapun Diajak Komunikasi Tanpa Terkecuali Oleh Kapolres Bojonegoro Menyampaikan Kamtibmas

“Untuk sementara waktu hanya baru Pemdes Desa Piyak yang bekerja sama dengan kami,Kasi Trantib,Babinsa,Babinkamtibmas dan toko masyarakat.Bila kesepakatan tersebut dilanggar kita akan tindak lanjuti dengan bekerjasama pada Kasat Pol PP Bojonegoro,”pungkas Teguh Hariyono,SH.