LSM Dilarang Masuk Desa Karangan Hanya Bercanda

299
0

Publisher: Eko Cahyono

Bojonegoro – Beredar surat himbuan dari Pemerintah Desa tentang penanganan pandemi virus Corona (Covid-19) dari Pemerintah Desa Karangan,Kecamatan Kepohbaru,Kabupaten Bojonegoro soal LSM dilarang masuk.

Surat yang bernomor. 470/341/51.08.23/2020 pada tanggal 29 Maret 2020 tersebut soal antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 yang berisi himbuan larangan masuk Desa,yaitu Koperasi simpan pinjam/Bank/plecit(titil), Bank Harian/Mingguan, Debt Colector, Sales, Penjual keliling Luar Desa, pencari Kawol bahkan LSM pun untuk tidak masuk/memasuki Desa tersebut sampai keadaan kondusif.

Surat Pemberitahuan yang ditandatangani kepala Desa Karangan Uswantoro tersebut beredar dan dapat tanggapan dari beberapa LSM di grup whatsapp maupun secara langsung saat mengetahui bahwa dalam isi surat pemberitahuan tersebut adanya tentang LSM dilarang masuk Desa Karangan.

Imron salah seorang anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Bojonegoro saat mengetahui isi surat tersebut menyayangkan adanya surat pemberitahuan yang ditanda tangani Kepala Desa Karangan tersebut melarang LSM masuk.

“Himbauan itu sah-sah saja, mestinya harus ada dasar hukumnya, kenapa ada LSM dilarang?,” ujar Imron.

Selain itu juga muncul beberapa tanggapan di grup whatsapp Wartawan dan LSM di Bojonegoro tentang isi surat tersebut.

Salah satunya dikutip dari pemilik akun whatsapp 082 257 1xxxxx. Siap Bapak,mari kita agendakan besok jam berapa kita kumpul? Untuk klarifikasi terkait larangan itu.

Media Transbojonegoro.com mengkonfirmasi pada Kepala Desa Karangan lewat jaringan whatsapp tentang alasan kenapa LSM di larang masuk ke Desa Karangan? Kepala Desa Karangan menjawab lewat whatsapp.

“Ngapunten mas niku guyon kaleh Perangkat,sekali lagi ngapunten,”(Maaf mas itu bercanda dengan Perangkat,sekali lagi maaf,Red).Tutur Kades Karangan pada,11/4/2020.***(Ali-Munir-Red)

Baca :  Safari Ramadhan, Kapolres Kunjungi Polsek Kepohbaru