Polres Bojonegoro Sekat Pemudik Dari Luar Wilayah

0

Publisher: Eko Cahyono

Bojonegoro – Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2020 serta menjelang perayaan Idul Fitri 1441 H, Polres Bojonegoro menggelar Personel bersama Dinas Instansi terkait di sejumlah perbatasan di Kabupaten Bojonegoro. Salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah di Pos Check Point Padangan, dimana pos tersebut memiliki fungsi menjadi penyekat dua Provinsi yaitu, Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Kasat Lantas AKP Moh. Amirul Hakim, S.I.K. menjelaskan bahwa kegiatan penyekatan di Pos Check Point di Padangan dimulai pada tanggal 24 April 2020 dengan sasaran masyarakat yang mudik dari luar dengan tujuan daerah Jawa Timur. Penyekatan ini dilaksanakan di 8 titik yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Bali.

“Tujuan penyekatan arus pemudik ini tidak lain ada memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 dari daerah lain yang akan ke Jawa Timur” tutur AKP Amirul.

Kasat Lantas Bojonegoro juga menambahkan bahwa Rekayasa Lalu Lintas yang diterapkan, apabila ada kendaraan Motor maupun Mobil Penumpang yang akan mudik akan dikembalikan ke arah Cepu Blora. Lokasi putar balik pemudik berlokasi di Koramil Padangan, kemudian untuk kendaraan Bus akan diputar balik di SPBU Padangan.

“Kalau dari arah Bojonegoro yang akan ke Jateng akan kita putar di Tugu Cepu dan kita sudah berkoordinasi dengan Polres Blora” pungkas Kasat Lantas.

Dari hasil sekat mudik hari pertama diterapakan di wilayah perbatasan Kabupaten Bojonegoro ada sebanyak 42 Motor dan 19 Mobil juga 2 Bus yang sudah dikembalikan ke wilayah asal.(*)

Baca :  Wow, H-3 Perades di Kanor Baru 7 Desa Laporkan Pihak Ke3 ke Kecamatan