Wakil Bupati Bojonegoro Mengaku Ditilap 8 Kali Oleh Bupati Setiap Mutasi Jabatan

0

Publisher: Eko Cahyono

Editor : Eko Cahyono

Transbojonegoro.com – Suasana di Kabupaten Bojonegoro sedikit hangat bukan karena terik matahari bersinar pada hari itu,tapi karena dua pimpinan tertinggi di Kabupaten Bojonegoro tersebut,yaitu,Bupati Anna Mu’awanah dan wakil Bupati Budi Irawanto sedang tidak seiring sejalan bermula adanya mutasi pejabat dilingkup Pemkab,dan info tersebut mencuat di publik.

Keritikan pedas di lontarkan oleh Wabup Bojonegoro sendiri pada pasanganya yaitu, Bupati,yang saat itu telah melaksanakan mutasi Jabatan dan melantiknya dalam suasan pandemi virus Corona (Covid 19) tanpa ada pemberitahuan.Tidak hanya itu,Wakil Bupati ini juga mengaku sering di tilap setiap adannya kebijkan,seperti 8 kali tiap ada mutasi jabatan tidak pernah di libatkan.

Dikutip dari SuaraBojonegoro.com,bahwa Wabup Budi Irawanto mengaku bahwa dirinya selaku wakil Bupati seharusnya dilibatkan dalam pengambilan kebijakan ataupun proses kegiatan penting dalam pelaksanaan proses apapun dilingkungan pemerintahan, “Wewenang saya seolah olah disrobot dan saya selalu tidak diajak berbicara soal kebijakan yang ada oleh Bupati apalagi soal mutasi,” Kata Budi Irawanto, Kamis (30/4/2020).

Mas Wawan, Panggilan Akrab Budi Irawanto ini menyayangkan sikap Bupati Anna Muawanah yang jarang melibatkan dirinya dalam proses pengambilan kebijakan dan dicontohkan sebanyak 8 kali terjadi mutasi dilingkungan Pemkab Bojonegoro, namun dirinya tidak pernah tahu prosesnya.

“Makanya juga patut kita sayangkan juga adanya mutasi jabatan namun seolah tidak teratur atau tertata jelas, contoh seperti Ada Kabid yang golongannya III C dan Kasinya justru lebih tinggi yaitu IV A, ini kan fatal dan bagaimana dalam proses sebelum pelantikkan,” Ungkap Wakil Bupati.

Budi Irawanto merasa sangat merasa ditinggalkan atau ditilap dari wewenangnya sebagai Wakil Bupati, dan pada pelantikan kemarin Rabu (29/4/2020) terhadap sebanyak 84 Pejabat eselon 3 dan 4, dirinya sama sekali juga tidak mengetahuinya, “bahkan ada pejabat yang masih menduduki jabatannya namun sudah ada penggantinya, ini kan aneh,” Terang Mantan Ketua PDI Perjuangan DPC Bojonegoro.

Baca :  Tabrak Penjual Es

Gambar ilustrasi Kabarbanten.com