Kabid Sarana Prasarana Dinas Pertanian Klarifikasi Kabar Penjualan Bantuan Handtraktor di Kalisari Baureno

0

Publisher: Eko Cahyono

Transbojonegoro.com – Beredarnya kabar adanya bantuan Handtraktor di Desa Kalisari,Kecamatan Baureno,Kabupaten Bojonegoro yang di duga dijual oleh Kelompok Tani setempat diklarifikasi oleh Pemdes Desa Kalisari bersama Kelompok Tani dan Hippa pada,Senin 22/6/2020 di Balai Desa setempat.

Pemdes Kalisari melalui salah satu Perangkat Desanya menerangkan bahwa adanya kabar dugaan bantuan Handtraktor yang dijual oleh Kelompok Tani ke Hippa di Desa Kalisari menurut pengakuan Kasun Imam Saruri hal tersebut tidak benar.

“Handtraktor saat itu diberikan secara gratis.Mungkin adanya kabar yang beredar tentang dijualnya handtrakor di Desa sini mungkin terkait saat Handtraktor akan di oprasikan saat rodanya perlu diganti,dan saat itu diganti untuk menyesuikan kondisi lahan dengan beli sendiri karena saat kita dapatkan rodanya Handtraktor tidak seperti itu,”tutur Perangkat Desa Imam Sururi.

Senada H.Faizin sebagai Ketua Hippa juga menjelaskan terkait kabar tersebut saat pertemuan dengan Dinas Pertanian dan Pemdes Kalisari di Kantor Balai Desa setempat.

“Tidak ada pembelian handtraktor oleh kelompok tani,tidak seperti apa yang beredar.Sebenarnya kelompok tani pinjam uang untuk beli roda handtraktor bukan biaya pembelian bantuan yang diberikan oleh kelompok”,tutur H.Faizin.

Adanya kabar yang beredar tersebut  Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro juga mengklarifikasi terkait dugaan adanya penjualan bantuan handtraktor tersebut ke Pemdes Kalisari bersama UPT Dinas Pertania Kecamatan Baureno bersama Ketua Hippa dan Kelompok tani setempat sebagai penerima.

Imam Nurhamid Kabid Sarana Prasarana saat di Balai Desa Kalisari menjelaskan bahwa kedatanganya adalah untuk mengklarifikasi terkait dugaan pembelian bantuan yang dilakukan oleh oknum perangkat Desa dan ketua Hippa oleh ketua kelompok tani setempat.

“Dari keterangan yang bersangkutan bahwa hal tersebut tidak benar menurut pengakuan Ketua Hippa dan ketua kelompok tani.Adanya kabar tersebut dari penuturanya uang tersebut untuk beli alat handtraktor,seperti roda handtraktor dan singkal trakator.Mereka sudah membuat surat pernyataan yang isinya tidak membenarkan bahwa adanya biaya pembelian handtraktor dengan membuat berita acara yang di saksikan dan ditandatangani oleh Kepala UPTD,Kepala Desa,Babinsa,Ketua Hippa dan Ketua Kelompok Tani sebagai penerima,”ungkap Kabid Imam Nurhamid.(*)

Baca :  Selain Suka Cita Warga dan Karang Taruna Desa Samberan Memiliki Lapangan Baru, Pemilik Warung Sekitar Juga Dapat Berkahnya