Petani Padi di Kecamatan Kanor dan Sumberrejo Terancam Gagal Panen

0

Reporter: Bambang Pesen

Publisher: Eko Cahyono

Transbojonegoro.com – Dampak musim kemarau sangat dirasa bagi para petani diwilayah Kecamatan Kanor dan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro,yang saat ini sedang menanam padi,Sabtu 4/7/2020.

Tidak adanya air di lahan para petani tersebut ditakutkan bisa menyebabkan terancam gagal panen karena saat ini tanaman padi mereka sekitar usia 40 sampai 45 hari,sedang  pasokan air dari hulu sebagai satu-satunya sumber air yang diharapakan para petani di wilayah Desa Samberan,Talun,dan Bogangin tidak ada.

Salah satu petani di wilayah Desa Kanor menuturkan bahwa saat ini cukup dramatis nasib para petani dibawah saluran pintu air Cek Dam sekunder Talun yang meliputi Desa Pesen,Samberan,Talun dan Desa Bogangin karena belum dapat pasokan air dari Cek Dam tersebut.

“Sampai saat ini masih belum mendapatkan jatah secara pemerataan dari aliran air Waduk Pacal,meski sampai hari ini masih diperpanjang sampai tanggal 9 Juli yang semula tanggal 2 Juli rencana akan ditutup,namun sampai hari ini padi dengan usia 40-45 hari belum mendapat air,”tutur Diono salah satu petani.

Diono juga menuturkan. “Banyak tanaman padi para petani yang  saat ini mulai menguning,bahkan juga sudah ada yang mulai mengering karena kurangnya air,semoga Dinas terkait bisa memberi solusi yang terbaik bagi para petani yang belum mendapatkan jatah giliran aliran air dari waduk,”pungkasnya.

Baca :  5 Desa di Kecamatan Baureno Salurkan Bantuan BLT Dana Desa