Kepala BPN Bojonegoro Serahkan Sertifikat Hak Atas Tanah Kodim 0813 Bojonegoro

TRANSBOJONEGORO.COM
Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto, menerima sertifikat hak atas tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (23/9/2020).

Dandim 0813 Bojonegoro, mengatakan bahwa upaya TNI khususnya Kodim 0813 Bojonegoro bersinergi dalam memberikan perbantuan kepada BPN diantaranya pendampingan pada petugas lapangan Badan Pertanahan Nasional dalam program PTSL oleh jajaran Babinsa diwilayah pedesaan.

Baca :  200 Warga Ikuti Pengobatan Massal Dalam Kegiatan TMMD Ke-100 Kodim 0813 Bojonegoro
Baca :  Kodim Bojonegoro Kawal Pendistribusian Bantuan Ribu Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BPN karena sampai saat ini sudah tiga sertifikat aset tanah Kodim telah di serahkan, yang berada di tiga lokasi yakni Koramil 0813-06/Baureno 1.034 meter persegi, Koramil 0813-05/Dander 1.356 meter persegi dan TK Kartika di Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro 836 meter persegi. Kami berharap sinergitas ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, terlebih untuk rakyat kita tercinta,” pungkas Letkol Inf Bambang Hariyanto

Dihadapan Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Ir. H. Jonahar MEc Dev, Kepala Kantor Wilayah BPN Surabaya II, Lampri APtnh., SH., MH., Kepala BPN Bojonegoro, Yery Agung Nugroho, SH., M.Si.,Kepala Kantor Pertanahan Bojonegoro menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi dalam program-program BPN.

Baca :  TMMD Di Desa Meduri Secara Resmi Telah Ditutup
Baca :  63 Prajurit TNI, Ikuti UKP (Usul Kenaikan Pangkat)

Sebanyak 750.733 bidang tanah di Kabupaten Bojonegoro sedang dilakukan inventarisasi dan identifikasi data. Dari sejumlah itu, sebanyak 541.133 bidang tanah sudah dieksekusi. Sementara, sisa yang belum terselesaikan sebanyak 209.600 bidang tanah.

“Dari 430 desa dan kelurahan di Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 186 desa sudah terselesaikan melalui program PTSL dan sisanya lebih banyak yaitu 244 desa dan kelurahan yang harus diselesaikan. Semoga untuk selanjutnya dengan program PTSL ini dapat terselesaikan secara keseluruhan, dan berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Sementara Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, yang di dmpingi Forkopimda mengapresiasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang merupakan terobosan pemerintah guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena dalam mengurus tanah terkadang terjadi kendala seperti adanya sengketa hingga biaya yang tinggi.(Red)

Direkomendasikan untukmu