Lagi Pekerjaan Jembatan Box Culvert Piyak – Sedeng Membahayakan Pengguna Jalan

Bojonegoro – Proyek pengerjaan jembatan Box Culvert yang berlokasi di jaoan poros desa Piyak – Sedeng kecamatan Kanor kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, diduga menyalahi Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (“Permen PU 29/2006”) Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014.

Pasalnya meskipun pengerjaan jembatan sudah hampir satu bulan berlangsung, dilokasi pekerjaan tidak ada papan nama proyek.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (“Permen PU 29/2006”) Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014.

Pemasangan papan nama proyek ini termasuk pekerjaan persiapan (Pre-Construction). Pekerjaan Persiapan salah satunya adalah pemasangan papan nama proyek sebanyak yang diperlukan.

Selain Permen PU, pengerjaan jembatan tersebut juga diduga melanggar Undang – Undang no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi kepada publik,

Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan yang merupakan hak setiap warga negara untuk mendapat serta memperoleh informasi publik berdasarkan asas keterbukaan.

Investigasi wartawan di lokasi pekerjaan menyebutkan tidak adanya papan nama, dilokasi pekerjaan, tidak diketahui besaran anggaran dan sumber anggaran, serta penyedia jasa.

Di duga kuat pengerjaan jembatan tersebut tidak sesuai Spek lantaran dalam pengerjaan jembatan box culvert tersebut tidak ada jembatan darutat, sehingga para pengguna untuk melintas harus ektra hati hati, dilokasi pekerjaan 7/11/20.

Karena masih dalam pengerjaan, dan tidak ada jembatan darutat jembatan tersebut hanya dapat dilalui kendaraan roda dua, selain itu tidak adanya rambu rambu dilokasi pekerjaan, dapat membahayakan para pengguna jalan.

Hingga berita ini tayang belum diketahui penyedia jasanya maupun pagu anggaran pekerjaan tersebut, sementara Suwardi PPK jembatan Dinas PU dan Penataan Ruang Bina Marga Kabupaten Bojonegoro di hubungi wartawan melalui akun WhatsApp pribadinya belum ada jawaban.(Ali/Red).

Direkomendasikan untukmu

Tinggalkan Balasan